Mau bobol rumah, maling tewas kesetrum
Senin, 05 November 2012 - 22:47 WIB
Mau bobol rumah, maling tewas kesetrum
A
A
A
Sindonews.com - Diduga ingin membobol rumah dengan cara menjebol tembok, seorang pencuri ditemukan tewas dengan tangan gosong. Kemungkinan pencuri ini tak menduga kalau tembok yang sudah dijebol itu terdapat aliran listrik.
Seorang laki-laki tak dikenal usia sekitar 40 tahun ditemukan tewas di belakang salah satu rumah di Blok Kamis, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka sekira pukul 0800 WIB, Senin (5/11/2012) pagi.
Berdasarkan informasi dari salah seorang saksi, Herman, saat ditemukan tangan kanan korban nampak tersangkut kabel listik. Korban diduga meninggal karena tersengat listrik saat mencoba membobol dinding rumah tempat ditemukannya korban tergeletak.
“Mungkin korban tidak menyangka bahwa dinding ini di dalamnya dipasang kabel listik. Sehingga ketika korban memasukkan tangan ke dalam, korban langsung tersengat dan meninggal,” kata Herman.
Dijelaskan dia, selain di dekat ditemukannya korban, ditemukan juga adanya lubang di dinding rumah tersebut tidak jauh dari ditemukannya korban meninggal.
Namun diduga karena di tempat pertama korban tidak berhasil, akhirnya korban pindah ke tempat lain. “Ada dua titik dinding yang bekas dibobol. Karena di duga di tempat awal tidak menemukan apa-apa, akhirnya korban pindah ke tempat lain,” jelas dia.
Dugaan korban berniat melakukan aksi pencurian semakin kuat dengan ditemukannya kunci T di saku korban. Namun demikian, lanjut dia, tidak ada satupun warga sekitar yang mengenali jasad korban tersebut.
Seorang laki-laki tak dikenal usia sekitar 40 tahun ditemukan tewas di belakang salah satu rumah di Blok Kamis, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka sekira pukul 0800 WIB, Senin (5/11/2012) pagi.
Berdasarkan informasi dari salah seorang saksi, Herman, saat ditemukan tangan kanan korban nampak tersangkut kabel listik. Korban diduga meninggal karena tersengat listrik saat mencoba membobol dinding rumah tempat ditemukannya korban tergeletak.
“Mungkin korban tidak menyangka bahwa dinding ini di dalamnya dipasang kabel listik. Sehingga ketika korban memasukkan tangan ke dalam, korban langsung tersengat dan meninggal,” kata Herman.
Dijelaskan dia, selain di dekat ditemukannya korban, ditemukan juga adanya lubang di dinding rumah tersebut tidak jauh dari ditemukannya korban meninggal.
Namun diduga karena di tempat pertama korban tidak berhasil, akhirnya korban pindah ke tempat lain. “Ada dua titik dinding yang bekas dibobol. Karena di duga di tempat awal tidak menemukan apa-apa, akhirnya korban pindah ke tempat lain,” jelas dia.
Dugaan korban berniat melakukan aksi pencurian semakin kuat dengan ditemukannya kunci T di saku korban. Namun demikian, lanjut dia, tidak ada satupun warga sekitar yang mengenali jasad korban tersebut.
(ysw)