8 wilayah Mamuju kritis lahan hutan

Jum'at, 02 November 2012 - 17:14 WIB
8 wilayah Mamuju kritis...
8 wilayah Mamuju kritis lahan hutan
A A A
Sindonews.com - Delapan kecamatan di Kabupaten Mamuju tercatat mengalami kerusakan hutan. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Mamuju, Simboro, Bonehau, Kalukku, Budong-Budong, Kalumpang, Tapalang dan Tapalang Barat. Kurangnya anggaran menjadi alasan utama Dinas Kehutanan (Dishut) Mamuju, tidak mampu menangani bertambahnya lahan kritis.

"Anggaran yang ada tidak mendukung upaya kami untuk melakukan pengawasan dan rehabilitasi lahan kritis di Mamuju. Untuk mengatasinya, kami bergantung pada kegiatan Kebun Bibit Rakyat (KBR)," kata Kepala Dishut Mamuju, Abraham Lati, menjelaskan kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/11/2012).

Dari program ini, Dishut Mamuju telah melakukan reboisasi seluas 50 hektare di Desa Kondobulo Kecamatan Kalumpang. 50 hektare lagi di Kecamatan Bonehau. Lahan di kedua daerah ini masuk kawasan hutan lindung.

Dari data yang berhasil dihimpun, total kawasan hutan di Mamuju seluas 633.952 hektare. 59,47 persen atau 371.093 hektare di antaranya adalah hutan produksi terbatas. 171.427 hektare atau 27,47 persen hutan produksi biasa, 44.537 hektare atau 7,14 persen hutan produksi konversi dan 36.895 hektare atau 5,91 persen hutan suaka alam.

Dari total luas lahan hutan tersebut, jumlah kerusakan di dalam hutan seluas 74.148 hektare. Dengan realisasi penanganan seluas 3.950 hektare. Sedang kerusakan di luar hutan seluas 12.643 hektare. Yang sudah ditangani seluas 800 hektare.

Ketua DPRD Mamuju Sugianto, mengatakan, selama ini anggaran untuk Dishut mengandalkan DAK dan beberapa bantuan dari pemerintah pusat. Sehingga anggaran untuk Dishut Mamuju dirasionalisasi.

"Programkan saja di 2013. Kalau memang rasional, kami pasti dukung. Sebenarnya luas hutan di Mamuju masih sangat luas dibandingkan dengan yang dipakai untuk hunian. Namun karena terlalu banyak yang ditebang untuk Hak Pengelola Hutan (HPH), maka memang perlu diantisipasi," katanya.
(azh)
Berita Terkait
Hutan Bambu di Purwakarta...
Hutan Bambu di Purwakarta Ditebang, Pengusaha Diamuk Dedi Mulyadi
Ilmuwan di Inggris Abadikan...
Ilmuwan di Inggris Abadikan Leonardo DiCaprio Jadi Nama Pohon, Alasannya Bikin Terharu
Pentingnya Kelestarian...
Pentingnya Kelestarian Rotan demi Terjaganya Lingkungan
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Hutan sebagai Pemasok...
Hutan sebagai Pemasok Oksigen Alami Kerusakan 70 Persen, dari Penebangan Liar hingga Tambang
RECOFTC Bantu Petani...
RECOFTC Bantu Petani Kopi Kompetitif dengan Tetap Menjaga Hutan
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
20 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
36 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved