Taman kota dirusak, Pemkab gerah
Senin, 29 Oktober 2012 - 21:56 WIB
Taman kota dirusak, Pemkab gerah
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat sama sekali tidak mengetahui lahan taman kota akan dibangun. Akibat pembangunan tersebut, sejumlah fasilitas taman rusak parah.
Setidaknya saat ini, sebuah alat berat terlihat menggali pinggiran taman kota dengan kedalaman sekira tiga meter. Konblock yang sudah terpasang rapi di taman, kini luluh lantak berserakan. Lampu taman juga tak berfungsi karena adanya galian tersebut.
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Kerapian dan Keindahan Kota, Irpan Ilyas menegaskan, pihaknya sangat kecewa dan akan melayangkan surat keberatan atas penggalian yang dilakukan saat ini.
Menurutnya, akibat penggalian tersebut, taman kota menjadi rusak. Konblock yang ada kini rusak berantakan, sebagian tanaman juga rusak.
Parahnya lagi, akibat pembangunan tersebut, listrik yang mereka pasang untuk taman kota menjadi padam dan hingga saat ini belum diketahui separah apa kerusakannya.
“Kita tidak terima dengan pembangunan di taman kota ini. Apalagi tidak ada koordinasi sama sekali. Kita akan menelusuri siapa atau dari dinas mana yang melakukan pembangunan ini,” tegas Irpan, saat meninjau taman kota yang rusak itu, di Lahat, Senin (29/10/2012).
Ia menilai lokasi yang dibongkar tersebut merupakan aset negara. Jika hendak dialihfungsikan, harusnya ada berita acara dan koordinasi dengan pihak terkait.
Terpisah, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai juga berang atas pembangunan yang dilakukan tersebut. Bahkan, Aswari juga tidak mengetahui pembangunan tersebut.
“Saya minta pembangunan di taman kota dikembalikan seperti semula,” tegas Aswari.
Setidaknya saat ini, sebuah alat berat terlihat menggali pinggiran taman kota dengan kedalaman sekira tiga meter. Konblock yang sudah terpasang rapi di taman, kini luluh lantak berserakan. Lampu taman juga tak berfungsi karena adanya galian tersebut.
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Kerapian dan Keindahan Kota, Irpan Ilyas menegaskan, pihaknya sangat kecewa dan akan melayangkan surat keberatan atas penggalian yang dilakukan saat ini.
Menurutnya, akibat penggalian tersebut, taman kota menjadi rusak. Konblock yang ada kini rusak berantakan, sebagian tanaman juga rusak.
Parahnya lagi, akibat pembangunan tersebut, listrik yang mereka pasang untuk taman kota menjadi padam dan hingga saat ini belum diketahui separah apa kerusakannya.
“Kita tidak terima dengan pembangunan di taman kota ini. Apalagi tidak ada koordinasi sama sekali. Kita akan menelusuri siapa atau dari dinas mana yang melakukan pembangunan ini,” tegas Irpan, saat meninjau taman kota yang rusak itu, di Lahat, Senin (29/10/2012).
Ia menilai lokasi yang dibongkar tersebut merupakan aset negara. Jika hendak dialihfungsikan, harusnya ada berita acara dan koordinasi dengan pihak terkait.
Terpisah, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai juga berang atas pembangunan yang dilakukan tersebut. Bahkan, Aswari juga tidak mengetahui pembangunan tersebut.
“Saya minta pembangunan di taman kota dikembalikan seperti semula,” tegas Aswari.
(ysw)