Pengadaan lahan SMKN kembali terancam molor
Senin, 29 Oktober 2012 - 21:47 WIB
Pengadaan lahan SMKN kembali terancam molor
A
A
A
Sindonews.com - Anggaran sebesar Rp18 miliar untuk pengadaan lahan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Waru terancam tak terserap. Pasalnya, sampai saat ini Dinas Pendidikan (Diknas) Sidoarjo belum mendapatkan lahan yang dibutuhkan.
Jika anggaran sebesar Rp18 miliar itu tak terserap, kalangan dewan minta agar dalam tahun anggaran 2013 nanti tidak usah dianggarkan lagi.
"Pengadaan lahan untuk SMKN Waru itu sudah dianggarkan tahun 2011. Jika tahun ini tidak terserap, untuk apa dialokasikan lagi dalam APBD 2013 nanti," ujar anggota Komisi D DPRDD Sidoarjo Didik Budi Santosa di Gedung DPRD Sidoarjo, Senin (29/10/2012).
Didik menjelaskan, dalam APBD 2011 dianggarkan dana sebesar Rp28 miliar untuk pengadaan lahan SMKN di Waru Rp18 miliar dan di Prambon Rp10 miliar. Namun, anggaran sebesar itu tidak terserap. Kemudian dalam APBD 2012 dianggarkan lagi dengan nominal yang sama.
Saat dengar pendapat antara Komisi D dan Diknas beberapa waktu lalu, dilaporkan jika hanya di Prambon yang sudah ada lahannya dan kini dalam proses pembebasan. Sedangkan untuk di Waru, masih terjadi tarik ulur karena lahan yang dibutuhkan belum diperoleh.
Untuk itulah, Didik berharap agar untuk pengadaan lahan SMKN Waru bisa dipenuhi tahun ini. Jika ternyata gagal lagi, pihaknya meminta agar tidak dianggarkan lagi pada APBD 2013.
"Saya kira dua tahun tak juga diserap untuk apa dianggarkan lagi," tandas politikus asal Hanura tersebut.
Sekretaris Diknas Sidoarjo Mustain Baladan mengatakan untuk pengadaan lahan SMKN Prambon masih dalam proses dan pihaknya optimis bisa direalisasikan tahun ini.
"Sedangkan untuk pengadaan lahan SMKN Waru kami terus berupaya agar juga bisa dipenuhi tahun ini," tandasnya.
Jika anggaran sebesar Rp18 miliar itu tak terserap, kalangan dewan minta agar dalam tahun anggaran 2013 nanti tidak usah dianggarkan lagi.
"Pengadaan lahan untuk SMKN Waru itu sudah dianggarkan tahun 2011. Jika tahun ini tidak terserap, untuk apa dialokasikan lagi dalam APBD 2013 nanti," ujar anggota Komisi D DPRDD Sidoarjo Didik Budi Santosa di Gedung DPRD Sidoarjo, Senin (29/10/2012).
Didik menjelaskan, dalam APBD 2011 dianggarkan dana sebesar Rp28 miliar untuk pengadaan lahan SMKN di Waru Rp18 miliar dan di Prambon Rp10 miliar. Namun, anggaran sebesar itu tidak terserap. Kemudian dalam APBD 2012 dianggarkan lagi dengan nominal yang sama.
Saat dengar pendapat antara Komisi D dan Diknas beberapa waktu lalu, dilaporkan jika hanya di Prambon yang sudah ada lahannya dan kini dalam proses pembebasan. Sedangkan untuk di Waru, masih terjadi tarik ulur karena lahan yang dibutuhkan belum diperoleh.
Untuk itulah, Didik berharap agar untuk pengadaan lahan SMKN Waru bisa dipenuhi tahun ini. Jika ternyata gagal lagi, pihaknya meminta agar tidak dianggarkan lagi pada APBD 2013.
"Saya kira dua tahun tak juga diserap untuk apa dianggarkan lagi," tandas politikus asal Hanura tersebut.
Sekretaris Diknas Sidoarjo Mustain Baladan mengatakan untuk pengadaan lahan SMKN Prambon masih dalam proses dan pihaknya optimis bisa direalisasikan tahun ini.
"Sedangkan untuk pengadaan lahan SMKN Waru kami terus berupaya agar juga bisa dipenuhi tahun ini," tandasnya.
(ysw)