Kasus hepatitis di Ciamis meningkat
Senin, 29 Oktober 2012 - 21:18 WIB
Kasus hepatitis di Ciamis meningkat
A
A
A
Sindonews.com – Kasus hepatitis di wilayah Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan. Dalam sepekan terakhir, sedikitnya terdapat 30 warga di wilayah perkotaan Ciamis mengeluhkan hepatitis.
Sementara itu, sejak Maret lalu, jumlah penderita hepatitis di Ciamis sudah mencapai 160 orang.
“Sampai saat ini, kami masih menelusuri rangkaian penyebaran kasus hepatitis yang ada di wilayah Ciamis dalam beberapa bulan terakhir,” terang Kepala Dinas Kabupaten Ciamis Dandy R Soekarjo, di ruang kerjanya, Senin (29/10/2012).
Dandy menyebutkan, untuk kasus hepatitis yang menjangkit beberapa daerah di Ciamis secara umum terjadi peningatan kasus. Salah satu penyebabnya, karena musim pancaroba dan masih ada masyarakat Ciamis yang belum membiasakan pola hidup bersih dan sehat.
“Upaya yang dilakukan membuka pelayanan kesehatan termasuk meningkatkan kesiagaan di puskesmas terdekat. Dari angka terjadi peningkatan, tapi belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB),” ucap Dandy.
Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Ciamis Yoyo menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan hasil pemeriksaan laboratorium di beberapa tempat pengobatan pasien, menunjukkan hepatitis yang menyerang warga perkotan di Ciamis lebih cenderung jenis hepatitis A.
“Untuk pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lab di Bandung. Kalau hepatitis A, sebetulnya penanganan cenderung lebih mudah. Karena serangan hepatitis seperti ini bisa sembuh sendiri,” terang Yoyo.
Yang dimaksud bisa sembuh sendiri, lanjut Yoyo, penderita hepatitis bisa pulih asal istirahat cukup dan menjaga kebersihan. “Adapun ciri-ciri umum penderita hepatitis A yaitu mengalami panas, lemas, gejala pencernaan, mual sebagian disertai diare,” tandas Yoyo.
Sementara itu, sejak Maret lalu, jumlah penderita hepatitis di Ciamis sudah mencapai 160 orang.
“Sampai saat ini, kami masih menelusuri rangkaian penyebaran kasus hepatitis yang ada di wilayah Ciamis dalam beberapa bulan terakhir,” terang Kepala Dinas Kabupaten Ciamis Dandy R Soekarjo, di ruang kerjanya, Senin (29/10/2012).
Dandy menyebutkan, untuk kasus hepatitis yang menjangkit beberapa daerah di Ciamis secara umum terjadi peningatan kasus. Salah satu penyebabnya, karena musim pancaroba dan masih ada masyarakat Ciamis yang belum membiasakan pola hidup bersih dan sehat.
“Upaya yang dilakukan membuka pelayanan kesehatan termasuk meningkatkan kesiagaan di puskesmas terdekat. Dari angka terjadi peningkatan, tapi belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB),” ucap Dandy.
Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Ciamis Yoyo menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan hasil pemeriksaan laboratorium di beberapa tempat pengobatan pasien, menunjukkan hepatitis yang menyerang warga perkotan di Ciamis lebih cenderung jenis hepatitis A.
“Untuk pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lab di Bandung. Kalau hepatitis A, sebetulnya penanganan cenderung lebih mudah. Karena serangan hepatitis seperti ini bisa sembuh sendiri,” terang Yoyo.
Yang dimaksud bisa sembuh sendiri, lanjut Yoyo, penderita hepatitis bisa pulih asal istirahat cukup dan menjaga kebersihan. “Adapun ciri-ciri umum penderita hepatitis A yaitu mengalami panas, lemas, gejala pencernaan, mual sebagian disertai diare,” tandas Yoyo.
(rsa)