Komplotan begal sadis diringkus
Senin, 15 Oktober 2012 - 16:37 WIB
Komplotan begal sadis diringkus
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Resort (Polres) Sidoarjo berhasil menggulung komplotan begal sadis di wilayahnya. Mereka terkenal sadis karena dalam beroperasi tega memukul kepala korbannya dengan linggis jika melawan. Mereka sudah sukses melakukan tindak kriminal sebanyak 22 kali.
Polres Sidoarjo berhasil membekuk Gufron (24), Andik Nur Komarudin (22), Dani Rismanto (22), serta Sasmitro (21), warga Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Sedangkan tersangka Otis (38), berhasil ditangkap Polres Mojokerto dan satu pelaku bernama Hendra masih buron.
Rekam jejak kejahatan komplotan Gufron itu sudah cukup lama, bahkan sudah 22 kali mereka membegal korbannya dibeberapa lokasi. Komplotan ini tergolong sadis, mereka tidak hanya memukul korban dengan besi. Namun, mereka tega menghabisi korbannya dengan sebilah pedang.
Wilayah operasi komplotan ini berada di wilayah Sidoarjo Barat yang berbatasan dengan Mojokerto dan Gresik. Setelah berhasil merampas motor di wilayah Sidoarjo mereka membawa barang rampasannya ke Mojokerto dan sebaliknya. Demikian pula saat beraksi di Gresik, barang rampasan dibawa ke Sidoarjo.
Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Andi Sinjaya mengatakan komplotan Gufron ini merupakan pelaku perampasan yang beraksi di wilayah pinggiran Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Termasuk saat aksi perampasan yang terjadi dua kali dalam sehari di kawasan Kecamatan Tarik beberapa hari lalu.
Usai merampas sepeda motor pagi hari, sore harinya mereka merampas lagi kendaraan di kawasan yang sama. Bahkan, pelaku tega membacok korbannya hinga kritis. "Dari catatan kita ada 22 kejadian yang pelakunya adalah komplotan Gufron," ujar Andi Sinjaya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sebilah pedang serta pentungan yang terbuat dari kayu. Polisi juga menyita beberapa unit sepeda motor hasil rampasan komplotan yang umurnya masih belia itu. Sejauh ini polisi masih menyelidiki dan mencari barang hasil rampasan yang sudah dijual oleh pelaku.
Polres Sidoarjo berhasil membekuk Gufron (24), Andik Nur Komarudin (22), Dani Rismanto (22), serta Sasmitro (21), warga Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Sedangkan tersangka Otis (38), berhasil ditangkap Polres Mojokerto dan satu pelaku bernama Hendra masih buron.
Rekam jejak kejahatan komplotan Gufron itu sudah cukup lama, bahkan sudah 22 kali mereka membegal korbannya dibeberapa lokasi. Komplotan ini tergolong sadis, mereka tidak hanya memukul korban dengan besi. Namun, mereka tega menghabisi korbannya dengan sebilah pedang.
Wilayah operasi komplotan ini berada di wilayah Sidoarjo Barat yang berbatasan dengan Mojokerto dan Gresik. Setelah berhasil merampas motor di wilayah Sidoarjo mereka membawa barang rampasannya ke Mojokerto dan sebaliknya. Demikian pula saat beraksi di Gresik, barang rampasan dibawa ke Sidoarjo.
Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Andi Sinjaya mengatakan komplotan Gufron ini merupakan pelaku perampasan yang beraksi di wilayah pinggiran Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Termasuk saat aksi perampasan yang terjadi dua kali dalam sehari di kawasan Kecamatan Tarik beberapa hari lalu.
Usai merampas sepeda motor pagi hari, sore harinya mereka merampas lagi kendaraan di kawasan yang sama. Bahkan, pelaku tega membacok korbannya hinga kritis. "Dari catatan kita ada 22 kejadian yang pelakunya adalah komplotan Gufron," ujar Andi Sinjaya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sebilah pedang serta pentungan yang terbuat dari kayu. Polisi juga menyita beberapa unit sepeda motor hasil rampasan komplotan yang umurnya masih belia itu. Sejauh ini polisi masih menyelidiki dan mencari barang hasil rampasan yang sudah dijual oleh pelaku.
(ysw)