168 rumah miskin gagal direhab
Selasa, 09 Oktober 2012 - 15:48 WIB
168 rumah miskin gagal direhab
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan rumah warga miskin (Gakin) yang tidak layak huni di Kabupaten Sidoarjo harus menunggu lebih lama agar rumahnya bisa diperbaiki pemerintah. Karena usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk memperbaiki 232 rumah hanya disetujui 64 rumah.
Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Keluarga Berencana (BPMPKB) Sidoarjo tak bisa menuntaskan rehab rumah gakin, karena terganjal kriteria dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Data terakhir yang masuk ke BPMPKB sampai saat ini masih ada sebanyak 232 rumah Gakin yang perlu direhab. Namun dalam APBD 2013, hanya 64 rumah yang masuk daftar rehab.
Kepala Bidang (Kabid) Pengatasan Kemiskinan BPMPKB Ahmad Qosim Darmaji mengatakan sesuai data mulai tahun 2005, ada sebanyak 7.019 rumah yang sudah direhab. Sedangkan tahun 2012 BPMPKB merehab sebanyak 200 unit rumah Gakin yang merupakan usulan tambahan.
Saat melakukan pendataan tahun 2012, masih ada sebanyak 232 unit rumah yang harus direhab. "Kalau semuanya sesuai kriteria yang disyaratkan BPS pasti kita ajukan anggaran tahun 2013 nanti," tandas Qosim, Selasa (9/10/2012).
Agar semua rumah Gakin bisa direhab, lanjut Qosim, kriteria harus diubah. Namun, revisi kriteria Gakin baru akan dilakukan tahun 2014 nanti.
Agar sisa 168 rumah Gakin yang tak masuk kriteria BPS bisa direhab, BPMPKB akan mengajukan dalam program Bappekab yang akan menggandeng perusahaan untuk bedah rumah.
"Pemkab menggandeng perusahaan agar CSR-nya bisa digunakan untuk rehab rumah. Semoga 168 unit rumah Gakin yang kita usulkan bisa masuk semua," harap Qosim.
Untuk rehab rumah Gakin yang didanai Pemkab Sidoarjo, tiap unit rumah dijatah Rp6 juta. Rehab sifatnya simultan dan partisipasi masyarakat.
Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Didik Budi Santoso mengatakan jika kriteria warga miskin tidak diubah banyak warga miskin yang tidak terjangkau.
Politisi Partai Hanura itu menambahkan Komisi D sudah mengusulkan agar ada perubahan kriteria Gakin. "Contoh, lantai rumah dari tanah itu sudah jarang ada," tegas Didik Budi Santoso.
Didik berharap agar semua rumah Gakin bisa mendapat bantuan rehab dari Pemkab Sidoarjo. Sehingga sudah tidak ada lagi rumah tak layak huni di Sidoarjo.
Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Keluarga Berencana (BPMPKB) Sidoarjo tak bisa menuntaskan rehab rumah gakin, karena terganjal kriteria dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Data terakhir yang masuk ke BPMPKB sampai saat ini masih ada sebanyak 232 rumah Gakin yang perlu direhab. Namun dalam APBD 2013, hanya 64 rumah yang masuk daftar rehab.
Kepala Bidang (Kabid) Pengatasan Kemiskinan BPMPKB Ahmad Qosim Darmaji mengatakan sesuai data mulai tahun 2005, ada sebanyak 7.019 rumah yang sudah direhab. Sedangkan tahun 2012 BPMPKB merehab sebanyak 200 unit rumah Gakin yang merupakan usulan tambahan.
Saat melakukan pendataan tahun 2012, masih ada sebanyak 232 unit rumah yang harus direhab. "Kalau semuanya sesuai kriteria yang disyaratkan BPS pasti kita ajukan anggaran tahun 2013 nanti," tandas Qosim, Selasa (9/10/2012).
Agar semua rumah Gakin bisa direhab, lanjut Qosim, kriteria harus diubah. Namun, revisi kriteria Gakin baru akan dilakukan tahun 2014 nanti.
Agar sisa 168 rumah Gakin yang tak masuk kriteria BPS bisa direhab, BPMPKB akan mengajukan dalam program Bappekab yang akan menggandeng perusahaan untuk bedah rumah.
"Pemkab menggandeng perusahaan agar CSR-nya bisa digunakan untuk rehab rumah. Semoga 168 unit rumah Gakin yang kita usulkan bisa masuk semua," harap Qosim.
Untuk rehab rumah Gakin yang didanai Pemkab Sidoarjo, tiap unit rumah dijatah Rp6 juta. Rehab sifatnya simultan dan partisipasi masyarakat.
Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Didik Budi Santoso mengatakan jika kriteria warga miskin tidak diubah banyak warga miskin yang tidak terjangkau.
Politisi Partai Hanura itu menambahkan Komisi D sudah mengusulkan agar ada perubahan kriteria Gakin. "Contoh, lantai rumah dari tanah itu sudah jarang ada," tegas Didik Budi Santoso.
Didik berharap agar semua rumah Gakin bisa mendapat bantuan rehab dari Pemkab Sidoarjo. Sehingga sudah tidak ada lagi rumah tak layak huni di Sidoarjo.
(ysw)