Pabrik Kopi Kapal Api dijarah rampok
Senin, 08 Oktober 2012 - 16:43 WIB
Pabrik Kopi Kapal Api dijarah rampok
A
A
A
Sindonews.com - Kawanan perampok beraksi lagi di wilayah hukum Polres Sidoarjo. Kali ini giliran gudang pabrik kopi Kapal Api, di Jalan By Pass Krian KM 27, Kecamatan Krian, yang diobok-obok perampok.
Perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang itu, berhasil menggondol uang yang disimpan di brankas. Salah satu pelaku terlebih dulu masuk dengan memanjat pintu gerbang gudang, sekira pukul 02.30 WIB.
Sumarji, salah seorang Satpam mengaku mengetahui ada orang masuk kemudian mendekat. Namun, belum sempat bertindak lebih jauh, pelaku langsung menodongkan pistol dan mengancam akan menembak bila melawan.
Sedangkan lima pelaku yang menunggu di luar ikut menyusul masuk memanjat pintu gerbang yang tingginya sekitar 2 meter. Tiga satpam, Muklas, Sumaryo dan Pinggir yang tertidur kaget dan bangun mendengar ada keributan.
Namun, lima pelaku langsung menghadang satpam tersebut dan disekap. Mulut Sumarjo dilakban dan tangannya diikat oleh pelaku. "Saya tidak berdaya karena ditodong pistol oleh pelaku," aku Sumarji kepada polisi.
Berhasil melumpuhkan empat satpam gudang, pelaku kemudian membuka pagar dan mobil Kijang Innova yang semula diparkir di luar kemudian dimasukkan. Pelaku kemudian menuju ruang administrasi yang terdapat brankas berisi uang.
Pelaku membawa kabur uang yang jumlahnya diduga puluhan juta rupiah dengan mengendarai mobil Kijang Innova. Sumarji dan tiga satpam lainnya yang berhasil lepas dari sekapan, kemudian melapor ke Polsek Krian.
Pagi harinya, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk melacak pelaku, Polsek Krian yang dibantu Satreskrim Polres Sidoarjo juga menerjunkan anjing pelacak (K-9).
Namun, sejauh ini polisi belum bisa menangkap pelakunya. "Kita masih menyelidiki kasus perampokan ini," ujar Kapolsek Krian Kompol Choirul Anam.
Terkait jumlah uang yang dibawa pelaku, Choirul Anam belum bisa memastikan. Demikian pula ketika ditanya kemungkinan ada keterlibatan orang dalam, sejauh ini masih dalam penyelidikan.
Perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang itu, berhasil menggondol uang yang disimpan di brankas. Salah satu pelaku terlebih dulu masuk dengan memanjat pintu gerbang gudang, sekira pukul 02.30 WIB.
Sumarji, salah seorang Satpam mengaku mengetahui ada orang masuk kemudian mendekat. Namun, belum sempat bertindak lebih jauh, pelaku langsung menodongkan pistol dan mengancam akan menembak bila melawan.
Sedangkan lima pelaku yang menunggu di luar ikut menyusul masuk memanjat pintu gerbang yang tingginya sekitar 2 meter. Tiga satpam, Muklas, Sumaryo dan Pinggir yang tertidur kaget dan bangun mendengar ada keributan.
Namun, lima pelaku langsung menghadang satpam tersebut dan disekap. Mulut Sumarjo dilakban dan tangannya diikat oleh pelaku. "Saya tidak berdaya karena ditodong pistol oleh pelaku," aku Sumarji kepada polisi.
Berhasil melumpuhkan empat satpam gudang, pelaku kemudian membuka pagar dan mobil Kijang Innova yang semula diparkir di luar kemudian dimasukkan. Pelaku kemudian menuju ruang administrasi yang terdapat brankas berisi uang.
Pelaku membawa kabur uang yang jumlahnya diduga puluhan juta rupiah dengan mengendarai mobil Kijang Innova. Sumarji dan tiga satpam lainnya yang berhasil lepas dari sekapan, kemudian melapor ke Polsek Krian.
Pagi harinya, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk melacak pelaku, Polsek Krian yang dibantu Satreskrim Polres Sidoarjo juga menerjunkan anjing pelacak (K-9).
Namun, sejauh ini polisi belum bisa menangkap pelakunya. "Kita masih menyelidiki kasus perampokan ini," ujar Kapolsek Krian Kompol Choirul Anam.
Terkait jumlah uang yang dibawa pelaku, Choirul Anam belum bisa memastikan. Demikian pula ketika ditanya kemungkinan ada keterlibatan orang dalam, sejauh ini masih dalam penyelidikan.
(san)