Kemensos akan kucurkan dana bantuan
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 18:53 WIB
Kemensos akan kucurkan dana bantuan
A
A
A
Sindonews.com - Kabar gembira setidaknya bagi 6.346 Keluarga Sangat Miskin (KSM) di 14 kecamatan di Kabupaten Lahat. Kementrian Sosial RI, melalui Dinas Sosial Pemkab Lahat, akan memberikan bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Kendati belum bisa memastikan bantuan tersebut akan digelontorkan kapan, Pemkab menargetkan akhir Oktober dana bantuan tersebut sudah mulai dikucurkan.
Kabid Bajamsos Dinsos Lahat, Akhmad Albar mengatakan dana bantuan tersebut hingga saat ini belum turun lantaran masih menunggu hasil validasi dari tenaga pendamping ke lapangan terhadap KSM. Agar data yang diberikan akurat sejumlah tokoh masyarakat, pihaknya telah melakukan bimbingan teknis agar saat dilakukan proses validasi peserta PKH atau KSM mengerti.
“Bimbingan teknis sudah kita lakukan. Untuk petugasnya sendiri kita ambil dari tenaga pendidik dan kesehatan, sebab sasaran program PKH ini sendiri terkait pendidikan dan kesehatan,” ungkap Albar menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (6/10/2012).
Albar mengungkapkan, program atau bantuan yang akan diberikan ini satu satunya di Sumsel. Kata dia, hanya Kabupaten Lahat yang mendapatkan bantuan ini. Padahal, banyak Kabupaten lain yang menginginkannya. Ia berharap, keberhasilan ini akan berjalan dengan baik dan akan mampu membantu masyarakat.
Sementara itu, Asisten III Pemkab Lahat, Sukman mengatakan, tujuan PKH untuk meningkatkan kualitas SDM terutama kepada kelompok KSM. Dengan PKH diharapkan beban hidup masyarakat miskin akan berkurang dalam jangka pendek.
“Kemudian untuk jangka panjang dengan adanya bantuan ini, diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas hidup terutama masalah kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Ia meminta setelah dilakukannya bimbingan teknis pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi RTSM akan sesuai dengan harapan.
“Dengan jumlah RTSM 6.346 orang kita, kita harapkan mampu merangkulnya. Apalagi, ini terkait bantuan dari pusat. Jika gagal, bisa saja bantuan ini tak akan bisa dinikmati warga Lahat lagi,” pungkasnya.
Kabid Bajamsos Dinsos Lahat, Akhmad Albar mengatakan dana bantuan tersebut hingga saat ini belum turun lantaran masih menunggu hasil validasi dari tenaga pendamping ke lapangan terhadap KSM. Agar data yang diberikan akurat sejumlah tokoh masyarakat, pihaknya telah melakukan bimbingan teknis agar saat dilakukan proses validasi peserta PKH atau KSM mengerti.
“Bimbingan teknis sudah kita lakukan. Untuk petugasnya sendiri kita ambil dari tenaga pendidik dan kesehatan, sebab sasaran program PKH ini sendiri terkait pendidikan dan kesehatan,” ungkap Albar menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (6/10/2012).
Albar mengungkapkan, program atau bantuan yang akan diberikan ini satu satunya di Sumsel. Kata dia, hanya Kabupaten Lahat yang mendapatkan bantuan ini. Padahal, banyak Kabupaten lain yang menginginkannya. Ia berharap, keberhasilan ini akan berjalan dengan baik dan akan mampu membantu masyarakat.
Sementara itu, Asisten III Pemkab Lahat, Sukman mengatakan, tujuan PKH untuk meningkatkan kualitas SDM terutama kepada kelompok KSM. Dengan PKH diharapkan beban hidup masyarakat miskin akan berkurang dalam jangka pendek.
“Kemudian untuk jangka panjang dengan adanya bantuan ini, diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas hidup terutama masalah kesehatan dan pendidikan,” katanya.
Ia meminta setelah dilakukannya bimbingan teknis pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi RTSM akan sesuai dengan harapan.
“Dengan jumlah RTSM 6.346 orang kita, kita harapkan mampu merangkulnya. Apalagi, ini terkait bantuan dari pusat. Jika gagal, bisa saja bantuan ini tak akan bisa dinikmati warga Lahat lagi,” pungkasnya.
(azh)