Pramuka efektif redam tawuran
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 21:09 WIB
Pramuka efektif redam tawuran
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya aksi tawuran di DKI Jakarta, rupanya menjadi sorotan hingga ke daerah. Pasalnya, dalam tawuran di Jakarta kerap kali memakan korban jiwa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat Eddy Chairil Iswan mengatakan, meski Kabupaten Lahat tidak ikut-ikutan meniru tawuran seperti di Jakarta, namun bukan tidak mungkin suatu saat bisa saja terjadi.
"Alhamdulillah Lahat tidak terjadi (tawuran) itu. Pencegahannya meningkatkan kegiatan ekstrakulikuler di sekolah-sekolah, salah satunya Praja Muda Karana (Pramuka) ini," kata Eddy usai mengikuti upacara peringatan HUT Pramuka ke 51 di Lapangan Eks MTQ Lahat, Jumat (5/10/2012).
Eddy yang didaulat menjadi inspektur upacara tersebut menilai, saat ini keberadaan organisasi pramuka bukan lagi sekedar mengisi waktu kosong. Justru statusnya telah dinaikkan menjadi sesuatu yang wajib.
"Kita dukung apapun bentuknya. Termasuk pramuka itu sendiri,” katanya.
Pasca disahkannya undang-undang Pramuka, menurut Eddy, cukup mampu meredam gejolak perkembangan zaman diera globalisasi yang berujung pada pembentukan watak dan sifat siswa.
Dia menjelaskan, Dinas Pendidikan (Disdik) di Lahat sudah jauh-jauh menerapkan program ekstrakulikuler pramuka itu sendiri. Terjadinya tawuran dan juga penyalahgunaan narkoba itu lantaran minimnya perhatian orangtua dan pengawasan terhadap guru di sekolah.
"Alihkan rasa itu ke sesuatu yang positif. Ini yang sudah kita terapkan. Keinginan untuk berkelahi dan tawuran bisa diredam dengan kegiatan pramuka dan organisasi lainnya. Makanya di Lahat tidak terjadi hal ini," jelasnya.
Dalam upacara ini juga dihadiri sejumlah gugus depan (gudep) berbagai tingkat siaga, penggalang, dari pelbagai sekolah. Kegiatan ini merupakan puncak acara yang sebelumnya sempat tertunda selama dua bulan.
Tujuh pasukan marching band dan puluhan barisan pramuka putra dan putri tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Lahat kembai melakukan pawai baris berbaris mengelilingi rute yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lahat A Cholil Mansyur mengatakan pihaknya memastikan tetap memasukkan pramuka sebagai kegiatan utama ekstrakulikuler di sekolah.
"Masing masing sekolah sudah ada yang berprestasi. Hal ini menunjukkan jika siswa di Kabupaten Lahat benar benar mengabaikan aktivitas tawuran tersebut," pungkasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat Eddy Chairil Iswan mengatakan, meski Kabupaten Lahat tidak ikut-ikutan meniru tawuran seperti di Jakarta, namun bukan tidak mungkin suatu saat bisa saja terjadi.
"Alhamdulillah Lahat tidak terjadi (tawuran) itu. Pencegahannya meningkatkan kegiatan ekstrakulikuler di sekolah-sekolah, salah satunya Praja Muda Karana (Pramuka) ini," kata Eddy usai mengikuti upacara peringatan HUT Pramuka ke 51 di Lapangan Eks MTQ Lahat, Jumat (5/10/2012).
Eddy yang didaulat menjadi inspektur upacara tersebut menilai, saat ini keberadaan organisasi pramuka bukan lagi sekedar mengisi waktu kosong. Justru statusnya telah dinaikkan menjadi sesuatu yang wajib.
"Kita dukung apapun bentuknya. Termasuk pramuka itu sendiri,” katanya.
Pasca disahkannya undang-undang Pramuka, menurut Eddy, cukup mampu meredam gejolak perkembangan zaman diera globalisasi yang berujung pada pembentukan watak dan sifat siswa.
Dia menjelaskan, Dinas Pendidikan (Disdik) di Lahat sudah jauh-jauh menerapkan program ekstrakulikuler pramuka itu sendiri. Terjadinya tawuran dan juga penyalahgunaan narkoba itu lantaran minimnya perhatian orangtua dan pengawasan terhadap guru di sekolah.
"Alihkan rasa itu ke sesuatu yang positif. Ini yang sudah kita terapkan. Keinginan untuk berkelahi dan tawuran bisa diredam dengan kegiatan pramuka dan organisasi lainnya. Makanya di Lahat tidak terjadi hal ini," jelasnya.
Dalam upacara ini juga dihadiri sejumlah gugus depan (gudep) berbagai tingkat siaga, penggalang, dari pelbagai sekolah. Kegiatan ini merupakan puncak acara yang sebelumnya sempat tertunda selama dua bulan.
Tujuh pasukan marching band dan puluhan barisan pramuka putra dan putri tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Lahat kembai melakukan pawai baris berbaris mengelilingi rute yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lahat A Cholil Mansyur mengatakan pihaknya memastikan tetap memasukkan pramuka sebagai kegiatan utama ekstrakulikuler di sekolah.
"Masing masing sekolah sudah ada yang berprestasi. Hal ini menunjukkan jika siswa di Kabupaten Lahat benar benar mengabaikan aktivitas tawuran tersebut," pungkasnya.
(mhd)