Tawuran, Mendikbud dan Gubernur DKI akan dipanggil DPR
Kamis, 27 September 2012 - 07:02 WIB
Tawuran, Mendikbud dan Gubernur DKI akan dipanggil DPR
A
A
A
Sindonews.com - Komisi X DPR RI berencana akan segera melakukan pemanggilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan juga Gubernur DKI Jakarta untuk membahas maraknya aksi tawuran siswa yang menyebakan adanya korban jiwa.
Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mengatakan pihaknya akan memanggil instansi terkait tersebut untuk membahas solusi atas permasalahan yang sebenarnya sudah sejak dulu terjadi dan belum kunjung usai hingga saat ini.
“Iya, minggu depan kita akan memanggil Mendikbud dan juga Gubernur DKI untuk membahas persoalan ini dan juga untuk mencari langkah langkah preventif supaya kasus tawuran tidak terulang lagi,“ kata Reni saat dihubungi sindonews, Kamis (27/9/2012).
Tak hanya kedua pejabat tersebut, Reny juga menegaskan pihaknya tidak akan menutup kemungkinan untuk memanggil pihak pihak lain yang terkait untuk membicarakan persoalan ini. Hal tersebut mengingat persoalan ini merupakan tanggungjawab banyak pihak.
“Dimungkinkan juga kami akan panggil pihak pihak lainnya. Seperti kepolisian, sekolah dan juga keluarga. Karena, untuk menangani kasus tawuran diperlukan kerjasama sinergis dari seluruh pihak,“ jelasnya.
Reny menambahkan, dari kesimpulan sementara hasil pertemuan hari ini, kasus ini sangatlah komplek dan rumit. Oleh karena itu, pihaknya pun sangat mengharapkan adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan ini.
“Setelah dibahas permasalahannya kompleks ada banyak hal yang menyebabkan itu terjadi. Sehingga diperlukan upaya secara kolektif dari berbagai elemen termasuk masyarakat yang berperan dalam penyelesaian permasalahan ini. Kita perlu bersinergi antara lingkungan sekolah, masyarakat dan juga keluarga,“ tegasnya.
Anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mengatakan pihaknya akan memanggil instansi terkait tersebut untuk membahas solusi atas permasalahan yang sebenarnya sudah sejak dulu terjadi dan belum kunjung usai hingga saat ini.
“Iya, minggu depan kita akan memanggil Mendikbud dan juga Gubernur DKI untuk membahas persoalan ini dan juga untuk mencari langkah langkah preventif supaya kasus tawuran tidak terulang lagi,“ kata Reni saat dihubungi sindonews, Kamis (27/9/2012).
Tak hanya kedua pejabat tersebut, Reny juga menegaskan pihaknya tidak akan menutup kemungkinan untuk memanggil pihak pihak lain yang terkait untuk membicarakan persoalan ini. Hal tersebut mengingat persoalan ini merupakan tanggungjawab banyak pihak.
“Dimungkinkan juga kami akan panggil pihak pihak lainnya. Seperti kepolisian, sekolah dan juga keluarga. Karena, untuk menangani kasus tawuran diperlukan kerjasama sinergis dari seluruh pihak,“ jelasnya.
Reny menambahkan, dari kesimpulan sementara hasil pertemuan hari ini, kasus ini sangatlah komplek dan rumit. Oleh karena itu, pihaknya pun sangat mengharapkan adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan ini.
“Setelah dibahas permasalahannya kompleks ada banyak hal yang menyebabkan itu terjadi. Sehingga diperlukan upaya secara kolektif dari berbagai elemen termasuk masyarakat yang berperan dalam penyelesaian permasalahan ini. Kita perlu bersinergi antara lingkungan sekolah, masyarakat dan juga keluarga,“ tegasnya.
(azh)