Koruptor jadi ketua LSM antikorupsi

Selasa, 25 September 2012 - 18:45 WIB
Koruptor jadi ketua...
Koruptor jadi ketua LSM antikorupsi
A A A
Sindonews.com - Meskipun berstatus sebagai tersangka korupsi, Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana (WW) dipercaya menjadi Ketua Laskar Anti Korupsi (Laki) Pejuang 45 Jatim.

Dibenak warga Surabaya masih teringat nama WW disangkutpautkan dengan dugaan adanya penyalahgunaan dana bimbingan teknis (bimtek) DPRD Surabaya. Belum selesai kasus disidangkan, kini dia memimpin organisasi anti korupsi di Jatim.

Prosesi pelantikan sendiri dilaksanakan di Gedung Wanita, Selasa 25 September 2012. Pelantikan langsung dilakukan oleh Presiden Laki Pejuang 45 Muksin Al Atos bersama Ketua Dewan Pembina Laki Pejuang 45 Habib Muhammad Rizieq Shibab, yang juga Ketua Front Pembela Islam (FPI).

WW diangkat dengan surat keputusan nomor 11/Kpts/I/DPP-Laki Pejuang 45/IX/2012. "Kita menyadari persoalan korupsi sangat pelik. Sampai sekarang belum ada jurus jitu untuk mengatasinya di Indonesia. Kita akan membantu memecahkan persoalan korupsi," ujar WW.

Dia melanjutkan, tugasnya dalam waktu dekat adalah membentuk DPC Laki Pejuang 45 se-Jatim. Saat ini, baginya sudah ada embrio di 20 kabupaten/kota se-Jatim. Dia menargetkan dalam 1,5 bulan ini, seluruh DPC akan terbentuk.

"Semua program kerja yang akan dilakukan nanti adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat agar anti-korupsi," tegasnya.

Dalam struktur kepengurusan DPD Laki Pejuang 45 Jatim, terdapat bidang konsolidasi penjemputan koruptor, intelijen, pengawasan kasus dan investigasi. Khusus itu, dipegang Agus Santoso, yang juga anggota DPRD Surabaya. WW menjelaskan, pihaknya bisa ikut melakukan eksekusi terhadap koruptor yang diketahui melakukan tindak pidana korupsi.

"Itu akan dilakukan jika pihak berwajib tidak melakukan penindakan. Di UUD 1945 menyatakan kedaulatan rakyat adalah segala-galanya. Kita bisa melakukan karena kedaulatan rakyat yang tertinggi," jelas mantan Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Surabaya ini.

Sementara itu, Muksin Al Atos memberikan peringatan supaya pengurus Laki Pejuang 45 harus bersih dan jujur. "Mari berantas korupsi, tapi jangan sampai masuk angin," jelasnya.

Muksin menegaskan, korupsi telah membuat masyarakat menjadi korban. Dia menyentil rakyat Indonesia lama kelamaan akan menjadi yatim piatu di negerinya sendiri. Dikatakan pula, jika Indonesia menganut kedaulatan ada ditangan rakyat, maka rakyat harus menjadi tuan dan pejabat menjadi pelayan masyarakat.

"Tapi karena sistem yang salah, pejabat malah jadi tuan dan rakyat menjadi pelayan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
1 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
1 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
3 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved