Buruh pabrik nyaris diperkosa diangkot
Senin, 24 September 2012 - 22:17 WIB
Buruh pabrik nyaris diperkosa diangkot
A
A
A
Sindonews.com - Seorang buruh pabrik di Serang, Banten nyaris menjadi korban perkosaan seorang supir angkot. Beruntung buruh pabrik ini berteriak sehingga ia lolos dari perkosaan tersebut.
HE, 20, warga Kecamatan Curug, Kota Serang nyaris diperkosa supir Angkutan Kota (Angkot) jurusan Pandeglang – Serang. Sebelumnya, pelaku yang diduga sopir angkot itu merampas kalung emas dan handphone milik korban.
Dari informasi yang dihimpun, pada pukul 05.00 WIB, HE berniat untuk berangkat ketempat kerjanya di PT Nikkomas Indah Gemilang. HE yang biasanya berangkat bersama temanya, namun pada pagi itu harus berangkat sendiri. Karena teman kerja HE sedang menjalankan lembur kerja dan tidak pulang ke Kecamatan Curug.
HE naik angkot berwarna abu - abu disekitar Kecamatan Curug, HE yang hanya seorang diri didalam mobil awalnya tidak memiliki kecurigaan terhadap pelaku. Namun, selama diperjalanan korban merasa heran, karena banyak penumpang yang memberhentikan namun angkot tersebut tak berhenti.
Tidak hanya itu, kendaraan yang seharunya menuju Kebon Jahe, Kota Serang, namun berbelok menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Ditempat yang kosong, sopir yang belum diketahui identitasnya itu langsung memberhentikan kendarannya.
Kemudian pelaku langsung kebelakang mobil dan menodong korban dengan pisau yang telah dibawanya. Saat itu pelaku meminta korban menyerahkan kalung emas dan handphone. Korban yang ketakutan langsung menyerahkan hartanya tersebut.
Namun setelah mendapatkan harta, tiba – tiba pelaku mendekap korban. HE langsung berontak dan berteriak hingga tubuhnya terluka tersayat pisau.
Teriakan korban didengar oleh warga sekitar yang saat itu baru keluar dari masjid setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh. Pelaku yang melihat warga akan menghampiri Angkot, langsung kabur.
Warga kemudian mengantarkan korban kerumahnya, oleh keluarga korban kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Curug. “Kasus ini telah kemi laporkan kepada pihak kepolisian, dan kami harap pelakuknya akan segera bisa ditangkap,” ujar kerabat korban, Heri, Senin (24/9/2012).
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Serang Komisaris Polisi (Kompol) Yudis Wibisana mengatakan kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Polsek Curug. “Kasusnya ditangani Polsek Curug, tanya aja langsung,” terang Yudis Wibisana, singkat.
HE, 20, warga Kecamatan Curug, Kota Serang nyaris diperkosa supir Angkutan Kota (Angkot) jurusan Pandeglang – Serang. Sebelumnya, pelaku yang diduga sopir angkot itu merampas kalung emas dan handphone milik korban.
Dari informasi yang dihimpun, pada pukul 05.00 WIB, HE berniat untuk berangkat ketempat kerjanya di PT Nikkomas Indah Gemilang. HE yang biasanya berangkat bersama temanya, namun pada pagi itu harus berangkat sendiri. Karena teman kerja HE sedang menjalankan lembur kerja dan tidak pulang ke Kecamatan Curug.
HE naik angkot berwarna abu - abu disekitar Kecamatan Curug, HE yang hanya seorang diri didalam mobil awalnya tidak memiliki kecurigaan terhadap pelaku. Namun, selama diperjalanan korban merasa heran, karena banyak penumpang yang memberhentikan namun angkot tersebut tak berhenti.
Tidak hanya itu, kendaraan yang seharunya menuju Kebon Jahe, Kota Serang, namun berbelok menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Ditempat yang kosong, sopir yang belum diketahui identitasnya itu langsung memberhentikan kendarannya.
Kemudian pelaku langsung kebelakang mobil dan menodong korban dengan pisau yang telah dibawanya. Saat itu pelaku meminta korban menyerahkan kalung emas dan handphone. Korban yang ketakutan langsung menyerahkan hartanya tersebut.
Namun setelah mendapatkan harta, tiba – tiba pelaku mendekap korban. HE langsung berontak dan berteriak hingga tubuhnya terluka tersayat pisau.
Teriakan korban didengar oleh warga sekitar yang saat itu baru keluar dari masjid setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh. Pelaku yang melihat warga akan menghampiri Angkot, langsung kabur.
Warga kemudian mengantarkan korban kerumahnya, oleh keluarga korban kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Curug. “Kasus ini telah kemi laporkan kepada pihak kepolisian, dan kami harap pelakuknya akan segera bisa ditangkap,” ujar kerabat korban, Heri, Senin (24/9/2012).
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Serang Komisaris Polisi (Kompol) Yudis Wibisana mengatakan kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Polsek Curug. “Kasusnya ditangani Polsek Curug, tanya aja langsung,” terang Yudis Wibisana, singkat.
(ysw)