Sekolah rusak di Surabaya terus bertambah

Senin, 24 September 2012 - 14:17 WIB
Sekolah rusak di Surabaya...
Sekolah rusak di Surabaya terus bertambah
A A A
Sindonews.com - Nasib pendidikan di Surabaya, Jawa Timur masih saja memprihatinkan. Minimnya peningkatan mutu tenaga pendidik di perparah dengan persoalan gedung sekolah rusak di Kota Pahlawan.

Berbagai pihak seperti dewan Surabaya memprediksi penyelesaian sekolah rusak baru bisa dilakukan 5-10 tahun ke depan. parahnya lagi, komitmen pejabat-pejabat Pemkot Surabaya tidak pernah serius menyelesaikannya.

Kalau sebelumnya, proses pembangunan gedung SDN III di Jalan Wonorejo IV, kali ini giliran pembangunan kembali gedung SDN Rangkah I. Gedung SDN Rangkah I itu baru saja diadakan perbaikan, tapi sekarang sudah rusak lagi.

Wakil ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompessy menuturkan, pihaknya heran dengan sistem pembangunan gedung sekolah di Surabaya. Sebab, gedung SDN Rangkah I yang baru dibangun sekarang sudah rusak.

“Ini agak aneh kalau terus-terusan terjadi. Kami harus klarifikasi masalah ini, kenapa hal itu bisa terjadi secara berkelanjutan,” ujar Simon menjelaskan, Senin (24/9/2012).

Ia melanjutkan, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) merupakan instansi yang berwenang melakukan pembangunan semua sekolah di Surabaya. Namun, hingga kini masih saling lempar tanggungjawab soal tersebut. Kalau kondisi dibiarkan terus menerus, maka sekolah-sekolah di Surabaya sulit untuk terbangun.

“Saat ini masih ada sekitar 309 lebih sekolah rusak, kondisinya butuh diperbaiki. Kalau baru saja dibangun, tapi kini sudah rusak lagi, kacau kalau begini secara terus-terusan,” katanya.

Simon juga menuturkan, niatan untuk melakukan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak dengan perbaikan yang berkualitas tidak pernah ada pada diri pejabat-pejabat Pemkot. Mereka terkesan membiarkan dan mengabaikan kondisi-kondisi sekolah rusak. Padahal, sekolahan merupakan tempat anak-anak penerus bangsa untuk belajar.

Jika tidak ada perhatian khusus, kata Simon, maka generasi penerus bangsa terancam tidak berkualitas. Pasalnya, tempat untuk mengajar tidak ada perhatian. “Apa Pemkot sengaja membiarkan generasi penerus bangsa bodoh,” ujar dia.

Politisi PDS ini mengaku, kondisi sekolah rusak masih cukup banyak. Faktanya masih banyak sekolah dalam kondisi sangat buruk. Namun, sayangnya niatan memperbaiki dari pejabat Pemkot belum ada 10 persennya.

Data yang dikeluarkan Dindik Kota Surabaya, tahun 2010 ada sekitar 299 sekolah yang rusak parah. Jumlah tersebut meliputi bangunan SD, SMP, SMA/SMK. Kini jumlah sekolah rusak meningkat menjadis ekitar 328. Sekolah-sekolah tersebut membutuhkan uluran tangan pemerintah, tetapi sampai saat ini pemerintah ogah-ogahan. Bahkan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkesan mengabaikan keberadaan sekolah.

Anggota komisi C DPRD Surabaya Sudirjo menambahkan, hal yang lebih menyedihkan kalau program pembangunan infrastruktur bangunan sekolah dasar negeri (SDN) ternyata kurang apresiasi dari pemkot. Data Dindik Surabaya menyebutkan jumlah sekolah rusak yang masuk kategori rusak berat sebanyak 108 dari total sekitar 476 sekolah rusak di Surabaya. Namun proyek perbaikan yang dialokasikan pembangunannya di tahun ini hanya 25 SD Negeri saja.

Menurutnya, program pemkot seperti ini adalah bukti ketidak seriusan pemkot memperbaiki kondisi sekolah di kota Surabaya. Kondisi ini jelas bertolak belakang dengan program pemkot untuk penanganan dunia pendidikan. Sebab, dalam pengajuan anggaran pendidikan dalam APBD Surabaya 2011 Pemkot sudah menganggarkan sebesar 36 persen dari total APBD Suarabaya yang nilainya Rp5,2 triliun atau sekitar Rp 1,836 triliun dar APBD.

Bila hal ini tidak diluruskan, kata dia, sekolah rusak yang tidak diperbaiki pada tahun ini dimungkinkan akan semakin tambah rusak. Bahkan, sekolah rusak yang pada 2011 mengalami rusak ringan, maka kerusakannya akan menjadi lebih berat.

Sementara informasi dari Dinas pendidikan, di Surabaya setidaknya ada 328 sekolah dari berbagai jenjang di Surabaya yang mengalami kerusakan. Rinciannya, 300 sekolah berada di jenjang SD, 14 sekolah di jenjang SMP dan delapan sekolah di jenjang SMA. Sementara untuk jenjang SMK terdapat enam sekolah yang rusak. Hingga sekarang, kondisi sekolah yang rusak itu masih belum diperbaiki.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Hendro Gunawan mengatakan, anggaran yang dialokasikan terbatas untuk 25 sekolah. Selain itu, hal itu disesuaikan dengan serapan anggaran dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).

Ia berharap, pihak sekolah bisa kreatif dalam memperbaiki sekolahnya sendiri. Kepala Sekolah dapat memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperbaiki sekolahnya. Dengan begitu kondisi bangunan sekolah akan banyak terbantu.

Sementara itu, Kepala DCKTR Agus Imam Sonhaji mengatakan, proses pembangunan sekolah-sekolah rusak tetap dijalankan, tapi dilakukan secara bertahap.

Selain itu, dinas-nya hanya melayani pengajuan pembangunan sekolah-sekolah rusak. Menurutnya, jika tidak ada pengajuan resmi, maka Dinas Cipta Karya tidak berani menurunkan anggaran. Pasalnya, semua kegiatan harus sesuai dengan laporan dan pengajuan dari bawah.
(azh)
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Bangunan Sekolah SMP...
Bangunan Sekolah SMP Negeri 2 Palu Ambruk Akibat Banjir
Rawan Roboh, Plafon...
Rawan Roboh, Plafon Ruang Kelas SDN Talunkidul Disangga Bambu
Sekolah Rusak di Pelosok...
Sekolah Rusak di Pelosok Negeri
Miris! Tidak Ada Anggaran,...
Miris! Tidak Ada Anggaran, SD Negeri di Serang Ini Dibiarkan Rusak Sejak 2012
Tiga Ruang Kelas dan...
Tiga Ruang Kelas dan Perpustakaan di SDN 2 Paeidean Rusak
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
1 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
1 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
3 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved