875 personel polisi siaga di Kedubes AS

Jum'at, 21 September 2012 - 11:51 WIB
875 personel polisi...
875 personel polisi siaga di Kedubes AS
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 875 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya diterjunkan untuk melakukan pengamanan di Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. Hal itu menyusul rencana demo anarkis yang akan dilakukan sejumlah ormas Islam hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ratusan petugas itu dikerahkan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan kembali, seperti yang terjadi pada Senin 17 September 2012. Saat itu, para ormas terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di depan Kedubes AS.

"875 orang bersiap untuk mengamankan demo di depan Kedubes AS. Sampai sekarang, baru ada satu ormas yang akan demo yaitu HMI sejumlah 100 orang," kata Rikwanto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Selain di Kedubes AS, pihaknya juga menerjunkan beberapa personel untuk mengamankan aksi demo di sejumlah tempat yang diduga dilakukan oleh ormas Islam.

"Di Depok ada 200 demonstran dari ormas Islam setempat, tapi itu hanya akan di Depok saja. Kita akan usahakan tidak sampai ke Jakarta. Mereka hanya konvoi untuk menunjukkan bahwa mereka tidak suka dengan film yang telah beredar di YouTube," jelasnya.

Dia membenarkan, Kedubes AS akan ditutup sementara untuk mengantisipasi kerusuhan dalam demo hari ini. Pihaknya menjanjikan akan tetap memberikan pengamanan, walaupun Kedubes AS sudah menyatakan akan menutup kantornya.

"Kita tetap akan memberikan keamanan agar aksi-aksi tetap kondusif. Demo boleh dilakukan, tapi jangan sampai anarkis, karena itu menodai sikap-sikap yang harus dijunjung dalam demo," tegasnya.

Ketika disinggung mengenai penutupan Jalan Medan Merdeka, Rikwanto mengatakan, belum akan melakukan itu hari ini. "Masih situasional. Tergantung situasi lapangan saat aksi berlangsung saja," imbuhnya.
(san)
Berita Terkait
Alumnus IPB University...
Alumnus IPB University Raih 22 Most Influential Muslims Scientist
Arab Saudi Hapus Rambu...
Arab Saudi Hapus Rambu ‘Muslims only' dari Jalan Raya ke Madinah
3 Negara yang Dilanda...
3 Negara yang Dilanda Demo Besar pada Pertengahan 2024
Setelah FOMO, Kini Muncul...
Setelah FOMO, Kini Muncul Istilah FOGO dan FONO, Apakah Itu?
Serangan Ge­dung Capitol...
Serangan Ge­dung Capitol AS Terburuk Dalam 200 Tahun Terakhir
Besok Buruh Akan Kembali...
Besok Buruh Akan Kembali Geruduk Istana dan Gedung MK
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
2 jam yang lalu
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
3 jam yang lalu
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
4 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
5 jam yang lalu
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved