Kapolri jamin bentrok di Kedubes AS tak terulang
Jum'at, 21 September 2012 - 10:31 WIB
Kapolri jamin bentrok di Kedubes AS tak terulang
A
A
A
Sindonews.com - Aparat kepolisian akan all out dan habis-habisan melakukan pegamanan di Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman unjuk rasa besar-besaran oleh ormas Islam yang menentang film Innosence of Muslims.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, pihaknya menjamin kerusuhan ormas Islam yang terjadi di depan Kedubes AS beberapa hari lalu, tidak akan terulang lagi. Hal itu menyusul rencana aksi demo susulan hari ini.
"Ya, tentunya harus dijamin. Enggak boleh ada gangguan, apalagi di kedutaan. Polisi siap menjamin, tidak ada gangguan apapun terhadap kedutaan itu. Kita menjamin, untuk pelaksanaan pengamanan, kita akan all out," ujar Timur usai melantik Kadiv Humas Mabes Polri baru di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/9/2012).
Dia menambahkan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak internal Kedubes AS dalam melakukan pengamanan aksi demonstrasi hari ini. Terutama mengenai rencana penutupan kantor Kedubes AS demi mengantisipasi kerusuhan kembali.
"Ya nanti dikomunikasikan, inikan informasi dari teman-teman. Tapi intinya, pelayanan harus berjalanan, membantu pengamanan. Semua bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, beredar pesan berantai dengan BlackBerry Mesengger (BBM) akan dilangsungkan aksi besar-besaran oleh ormas Islam dengan target kantor dan binis AS di Indonesia secara serempak. Pesan berantai itu mendapat respon dari pihak AS dengan melakukan penutupan terhadap Kedubes AS di Indonesia.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, pihaknya menjamin kerusuhan ormas Islam yang terjadi di depan Kedubes AS beberapa hari lalu, tidak akan terulang lagi. Hal itu menyusul rencana aksi demo susulan hari ini.
"Ya, tentunya harus dijamin. Enggak boleh ada gangguan, apalagi di kedutaan. Polisi siap menjamin, tidak ada gangguan apapun terhadap kedutaan itu. Kita menjamin, untuk pelaksanaan pengamanan, kita akan all out," ujar Timur usai melantik Kadiv Humas Mabes Polri baru di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/9/2012).
Dia menambahkan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak internal Kedubes AS dalam melakukan pengamanan aksi demonstrasi hari ini. Terutama mengenai rencana penutupan kantor Kedubes AS demi mengantisipasi kerusuhan kembali.
"Ya nanti dikomunikasikan, inikan informasi dari teman-teman. Tapi intinya, pelayanan harus berjalanan, membantu pengamanan. Semua bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, beredar pesan berantai dengan BlackBerry Mesengger (BBM) akan dilangsungkan aksi besar-besaran oleh ormas Islam dengan target kantor dan binis AS di Indonesia secara serempak. Pesan berantai itu mendapat respon dari pihak AS dengan melakukan penutupan terhadap Kedubes AS di Indonesia.
(san)