Dua pipa induk PDAM jebol
Senin, 10 September 2012 - 20:59 WIB
Dua pipa induk PDAM jebol
A
A
A
Sindonews.com – Dalam beberapa hari kedepan, ribuan warga di Kota Surabaya harus beupaya keras untuk mendapatkan air bersih. Sebab, dua pipa induk PDAM jebol sehingga pasokan air ke tiap rumah warga terhenti dalam beberapa hari. Sejauh ini PDAM belum bisa memastikan penyebab jebolnya pipa tersebut.
Selama dua hari terakhir ada dua kejadian pipa yang jebol. Kedua pipa itu ada di Jalan A Yani. Pertama, pipa yang jebol itu di depan gedung JX International dan di depan DLLAJ Provinsi Jatim. Namun jebolnya pipa di depan JX International sudah berhasil ditangani pada Minggu 9 September 2012.
Sementara untuk kerusakan pipa di depan DLLAJ Provinsi Jatim belum bisa diatasi. Sampai Senin (10/9/2012) sore pihak PDAM Surya terus berupaya mengatasi bocornya pipa induk itu.
“Izin dari kepolisian hanya boleh melakukan perbaikan malam hari, alasannya agar tidak menimbulkan kemacetan jalan,” ujar Humas PDAM Ary Wiludjeng, Senin (10/9/2012).
Ia melanjutkan, pihak PDAM belum bisa memastikan penyebab pipa jebol ini. PDAM sendiri memprediksi jebolnya pipa karena beban jalan. Sebab, sebab dari sisi usia, pipa PDAM yang ditanam di Jalan A Yani ini bukan termasuk pipa uzur.
Ditengarai, jebolnya pipa karena tak kuat menahan tonase kendaraan. Karena selama ini Jalan A Yani memang kerap dilalui kendaraan berat.
“Untuk yang di depannya JX International sudah selesai perbaikannya, sekarang sedang persiapan untuk perbaikan di depan DLLAJ,” jelasnya.
Jebolnya pipa ini jelas membuat pasokan air bersih terhenti. Ary menyatakan sudah menyetop distribusi air dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel I agar air tidak menggenangi jalan.
Meski demikian air untuk pelanggan disuplai dari IPAM Karangpilang II. Kawasan yang terkena dampak itu di antaranya Dukuh Menanggal, Gayungsari, Gayungan, Jetis dan sekitarnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi Tjatur Jauhari mengatakan, pihaknya masih mencari penyebab pipa jebol, termasuk seberapa besar jebolnya pipa tersebut. “Itu baru diketahui setelah perbaikan dilakukan,” katanya.
Selama dua hari terakhir ada dua kejadian pipa yang jebol. Kedua pipa itu ada di Jalan A Yani. Pertama, pipa yang jebol itu di depan gedung JX International dan di depan DLLAJ Provinsi Jatim. Namun jebolnya pipa di depan JX International sudah berhasil ditangani pada Minggu 9 September 2012.
Sementara untuk kerusakan pipa di depan DLLAJ Provinsi Jatim belum bisa diatasi. Sampai Senin (10/9/2012) sore pihak PDAM Surya terus berupaya mengatasi bocornya pipa induk itu.
“Izin dari kepolisian hanya boleh melakukan perbaikan malam hari, alasannya agar tidak menimbulkan kemacetan jalan,” ujar Humas PDAM Ary Wiludjeng, Senin (10/9/2012).
Ia melanjutkan, pihak PDAM belum bisa memastikan penyebab pipa jebol ini. PDAM sendiri memprediksi jebolnya pipa karena beban jalan. Sebab, sebab dari sisi usia, pipa PDAM yang ditanam di Jalan A Yani ini bukan termasuk pipa uzur.
Ditengarai, jebolnya pipa karena tak kuat menahan tonase kendaraan. Karena selama ini Jalan A Yani memang kerap dilalui kendaraan berat.
“Untuk yang di depannya JX International sudah selesai perbaikannya, sekarang sedang persiapan untuk perbaikan di depan DLLAJ,” jelasnya.
Jebolnya pipa ini jelas membuat pasokan air bersih terhenti. Ary menyatakan sudah menyetop distribusi air dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel I agar air tidak menggenangi jalan.
Meski demikian air untuk pelanggan disuplai dari IPAM Karangpilang II. Kawasan yang terkena dampak itu di antaranya Dukuh Menanggal, Gayungsari, Gayungan, Jetis dan sekitarnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi Tjatur Jauhari mengatakan, pihaknya masih mencari penyebab pipa jebol, termasuk seberapa besar jebolnya pipa tersebut. “Itu baru diketahui setelah perbaikan dilakukan,” katanya.
(ysw)