Mabes Polri imbau jenazah teroris diambil keluarga
Jum'at, 07 September 2012 - 14:20 WIB
Mabes Polri imbau jenazah teroris diambil keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Pemeriksaan post mortem maupun ante mortem dua jenazah terduga teroris Muksin (19) dan Farhan (19) sudah selesai dilakukan. Mabes Polri pun mengimbau agar pihak keluarga segera mengambil jenazah mereka.
Kedua jenazah telah diketahui identitasnya dengan telah sesuai dengan data pihak keluarga, termasuk tes DNA.
"Untuk jenazah teroris intinya sudah dapat diambil," terang Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2012).
Soal pemakaman, Mabes Polri menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga.
Namun menurutnya, hingga hari ini belum ada informasi dari pihak keluarga kapan akan mengambil jenazah tersebut. Karena itu pihaknya dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan keluarga masing-masing terduga teroris itu.
"Kami akan upayakan secepatnya, agar segera dimakamkan segera," ujar Agus.
Sebelumnya, polisi telah memastikan identitas dari pelaku yang melakukan serangkaian penembakan di Solo, Jawa Tengah, yakni Farhan dan Mukhsin. Keduanya tewas dalam baku tembak dengan personel Densus 88 Mabes Polri di kawasan Tipes, Solo pada Jumat 31 Agustus 2012 malam lalu.
Dari tangan keduanya, petugas juga menyita senjata api bernomor register Filipina dan puluhan butir peluru dengan tiga magazene.
Kedua jenazah telah diketahui identitasnya dengan telah sesuai dengan data pihak keluarga, termasuk tes DNA.
"Untuk jenazah teroris intinya sudah dapat diambil," terang Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2012).
Soal pemakaman, Mabes Polri menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga.
Namun menurutnya, hingga hari ini belum ada informasi dari pihak keluarga kapan akan mengambil jenazah tersebut. Karena itu pihaknya dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan keluarga masing-masing terduga teroris itu.
"Kami akan upayakan secepatnya, agar segera dimakamkan segera," ujar Agus.
Sebelumnya, polisi telah memastikan identitas dari pelaku yang melakukan serangkaian penembakan di Solo, Jawa Tengah, yakni Farhan dan Mukhsin. Keduanya tewas dalam baku tembak dengan personel Densus 88 Mabes Polri di kawasan Tipes, Solo pada Jumat 31 Agustus 2012 malam lalu.
Dari tangan keduanya, petugas juga menyita senjata api bernomor register Filipina dan puluhan butir peluru dengan tiga magazene.
(lns)