Belum ditender, anggaran buku Rp12 M mangkrak

Kamis, 06 September 2012 - 21:58 WIB
Belum ditender, anggaran...
Belum ditender, anggaran buku Rp12 M mangkrak
A A A
Sindonews.com - Dana sebesar Rp 12 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengadaan buku sampai saat ini belum terserap. Padahal, dana dari pemerintah pusat itu sudah dialokasikan sejak Tahun 2010 lalu.

Seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten (Dikkab) Sidoarjo segera merealisasikan tender pengadaan buku agar bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar.

"Anggaran untuk buku itu harus segera direalisasikan. Kami minta tahun ini tendernya harus tuntas," ujar anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Ahmad Habibul Muis, Kamis (6/9/2012).

Habibul Muis menambahkan, dana pengadaan buku dari DAK itu sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan buku perpustakaan. Sehingga, jangan ditunda-tunda lagi tendernya karena dananya sudah dialokasikan sejak tahun 2010 lalu.

Politisi asal PKS tersebut mengaku tidak tahu kenapa Dikkab tidak segera melakuka tender. Namun, saat hearing dengan Komisi D beberapa waktu lalu Dikkab mengaku masih ada masalah administrasi yang harus dilengkapi sehingga tender tertunda.

Meski demikian, Dikkab diminta segera merealisaikan pengadaan buku tersebut tahun ini juga. "Kami mendesak agar pengadaan buku itu segera dilakukan, karena daerah lain yang menerima DAK pengadaan buku itu sudah dilaksanakan. Kenapa Sidoarjo belum juga ditender," tandas Habibul Muis.

Sekedar diketahui pengadaan buku perpustakaan yang dialokasikan dari DAK 2010 senilai Rp 12 miliar sampai saat ini belum terserap. Diduga, dalam proyek pengadaan tersebut ada beberapa pejabat yang ikut bermain sehingga harus diulang lagi sampai tiga kali.

Dikkab Sidoarjo pernah menenderkan pengadaan buku tersebut Tahun 2010 lalu. Namun, akhirnya dibatalkan karena panitia tidak berani menentukan pemenangnya.

Demikian pula, saat panitia mengulang tender (re-tender) pengadaan buku Tahun 2011 lalu, akhirnya dibatalkan. Itupun, karena panitia tidak berani menentukan pemenang.

Tahun 2012 ini, Dikkab belum juga menender lagi pengadaan buku tersebut. Sehingga molornya pengadaan buku tersebut, berdampak perpustakaan di sekolah-sekolah yang harusnya sudah terisi buku bacaan, kini masih kosong. Penyebab batalnya tender buku tahun 2010 maupun 2011 lalu, karena dibalik proses lelang tersebut sarat permainan.

Kepala Dikkab Sidoarjo Agoes Boedi Tjahjono, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak aktif.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved