Warga berebut ikan mabuk di Kali Mas

Senin, 03 September 2012 - 14:07 WIB
Warga berebut ikan mabuk...
Warga berebut ikan mabuk di Kali Mas
A A A
Sindonews.com - Ratusan ikan yang berada di sepanjang Kali Mas, Gang Lebar Timur, Surabaya, Jawa Timur, mendadak mabuk. Diduga hal itu merupakan panjangnya musim kemarau yang melanda Surabaya yang mengakibatkan Kali Mas kering, dan ikan menjadi mabuk.

Hal itu, membuat warga bebondong-bondong untuk menangkap ikan.Saat menangkap Warga hanya bermodalkan jaring, pancingan, serta serok seadanya. Bahkan, sebagian besar warga juga turun langsung ke Kali Mas hanya bermodalkan tangan kosong untuk mengambil ikan mabuk itu.

"Tadi pas lewat banyak orang cari ikan, saya juga ikut saja turun. Ikannya juga besar-besar," kata salah seorang warga yang ikut nangkap ikat di Kalimas Darsono, di lokasi, Senin (3/9/2012).

Dia sendiri hanya berbekal plastik hitam untuk tempat menampung ikan. Tanpa banyak aksi, dia langsung mecopot celana panjangnya, dan berganti celana pendek. Berkat kecepatan tangannya ini, dalam waktu tidak lama dia mendapatkan ikan Mujair, Patin, Lele dan Tawes.

"Lumayan lah, nanti buat istri dan orang tuaku di rumah. Ini saja sudah dapat 20 ekor lebih," katanya sambil tersenyum.

Beberapa warga lainnya ada yang memilih untuk menjaring ikan dari pinggir Kali Mas. Mereka mengunakan jaring kecil yang disambung dengan tongkat panjang, mereka tak perlu bersusah payah turun ke dasar Kalimas untuk menangkap ikan.

Sebab, jaring yang sudah diseting mencapai ke tengah Kalimas itu mudah untuk digunakan dan di arahkan. "Kalau turun ke Kalimas baju kan kotor semua. Makanya cukup pakai jaring panjang seperti ini saja. Toh dapat ikannya juga sama," kata warga lain yang ikut menangkap ikan.

Direktur Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) Prigi Arisandi menuturkan, kejadian ikan mabuk sering kali terjadi di Kali Mas. Dalam setahun saja sudah lebih dari lima kali terjadi kasus seperti itu.

"Dugaan awal kami karena sedang musim kemarau. Makanya debit air turun, sementara untuk limbahnya masih tetap. Kondisi itu menyebabkan penurunan oksigen dalam air," ujar Prigi.

Dengan kondisi itu, lanjutnya, ikan yang ada di Kalimas mencoba untuk mencari oksigen dengan muncul di permukaan air. Sebab, di dalam air kebutuhan oksigen tak mencukupi.

"Kami juga mencurigai ada limbah yang besar yang sedang dibuang di Kali Mas. Ini yang coba kami telusuri, saat ini personil kami sudah menyebar di berbagai titik Kalimas," terangnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
1 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
1 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
3 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved