9 hari operasi, Polda sita puluhan senpi
Jum'at, 27 Juli 2012 - 09:08 WIB
9 hari operasi, Polda sita puluhan senpi
A
A
A
Sindoonews.com - Polda Metro Jaya menyita puluhan senjata api beserta ribuan butir peluru dalam kurun waktu sembilan hari ke belakang. Puluhan senjata api yang disita ini merupakan hasil dari Operasi Senjata Api dan Bahan Peledak (Sendak) yang tengah digelar Polda Metro Jaya.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, Polda Metro Jaya terhitung sejak 17 Juli 2012 hingga 5 Agustus 2012 mendatang menggelar Operasi Sendak 2012. Baru sembilan hari operasi itu berjalan, puluhan senjata api dan ribuan butir peluru berhasil disita petugas.
“Ada 49 senjata api laras panjang dan pendek serta 1.736 butir peluru yang kami sita. Seluruh senjata api yang kami sita ini sudah habis masa izin berlakunya,” ujarnya.
Agung memerinci senjata api yang disita terdiri atas 41 senjata api laras pendek, dan 8 senjata api laras panjang. Puluhan senjata api yang disita ini kebanyakan milik anggota Perbakin yang habis masa berlakunya. Selain senjata api milik anggota Perbakin, ada tiga pucuk senjata api yang disita merupakan milik pelaku kejahatan yang kerap beraksi di wilayah Jakarta, Tangerang Depok, dan Bekasi.
Tidak hanya menyita senjata api, dalam razia ini petugas juga menyita 92 pucuk senjata air soft gun, dan 57.506 butir peluru air soft gun. Senjata-senjata air soft gun yang biasa dipergunakan untuk olahraga menembak dan berburu itu disita karena habis izin pemakaiannya. “Dalam operasi ini, kami juga menangkap delapan orang terkait kepemilikan senjata api ilegal,” pungkasnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung Suharsono Rajab menuturkan, digelarnya operasi Sendak ini dapat memberikan rasa aman dan kondusif di masyarakat Jakarta. "Kami tidak ada kompromi dengan kejahatan premanisme, dan pencurian dengan kekerasan. Kami juga meminta agar masyarakat bisa bekerja sama untuk menciptakan rasa aman dan tenteram menjelang Lebaran,” pungkasnya.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, Polda Metro Jaya terhitung sejak 17 Juli 2012 hingga 5 Agustus 2012 mendatang menggelar Operasi Sendak 2012. Baru sembilan hari operasi itu berjalan, puluhan senjata api dan ribuan butir peluru berhasil disita petugas.
“Ada 49 senjata api laras panjang dan pendek serta 1.736 butir peluru yang kami sita. Seluruh senjata api yang kami sita ini sudah habis masa izin berlakunya,” ujarnya.
Agung memerinci senjata api yang disita terdiri atas 41 senjata api laras pendek, dan 8 senjata api laras panjang. Puluhan senjata api yang disita ini kebanyakan milik anggota Perbakin yang habis masa berlakunya. Selain senjata api milik anggota Perbakin, ada tiga pucuk senjata api yang disita merupakan milik pelaku kejahatan yang kerap beraksi di wilayah Jakarta, Tangerang Depok, dan Bekasi.
Tidak hanya menyita senjata api, dalam razia ini petugas juga menyita 92 pucuk senjata air soft gun, dan 57.506 butir peluru air soft gun. Senjata-senjata air soft gun yang biasa dipergunakan untuk olahraga menembak dan berburu itu disita karena habis izin pemakaiannya. “Dalam operasi ini, kami juga menangkap delapan orang terkait kepemilikan senjata api ilegal,” pungkasnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung Suharsono Rajab menuturkan, digelarnya operasi Sendak ini dapat memberikan rasa aman dan kondusif di masyarakat Jakarta. "Kami tidak ada kompromi dengan kejahatan premanisme, dan pencurian dengan kekerasan. Kami juga meminta agar masyarakat bisa bekerja sama untuk menciptakan rasa aman dan tenteram menjelang Lebaran,” pungkasnya.
(lil)