Ribuan umat Islam salat Tarawih
Jum'at, 20 Juli 2012 - 11:13 WIB
Ribuan umat Islam salat Tarawih
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan umat Islam di berbagai daerah mulai melaksanakan salat tarawih tadi malam. Di Yogyakarta misalnya warga berbondong-bondong mendatangi masjid terutama masjid milik warga Muhammadiyah.
Di Masjid Agung Kauman, jamaah mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berduyun-duyun mendatangi tempat suci itu yang berada di sebelah barat Alun-alun Utara Yogyakarta.
“Kita mengikuti keputusan PP Muhammadiyah bahwa puasa dimulai Jumat (hari ini), jadi malam ini kita sudah salat tarawih,” ujar Gatot, seorang pengurus Masjid Agung Kauman.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB)X menyatakan, ikut kalender Muhammadiyah untuk menentukan awal puasa.
Dengan demikian, hari ini Raja Keraton Yogyakarta akan memulai ibadah puasa. Kepastian ini disampaikan Sultan seusai menghadiri Upacara Hari Jadi Ke-181 Kabupaten Bantul kemarin.
“Sesuai kalender atau penanggalan di Keraton, puasa jatuh pada tanggal 20 Juli,” ungkap Sultan kepada wartawan.
Tadi malam warga Muhammadiyah di Kota Semarang, Jawa Tengah juga telah melaksanakan salat tarawih. Salah satunya di Masjid At Taqwa, Kompleks RS Roemani.
“Kita mengikuti keputusan Muhammadiyah pusat,” kata Ketua 1 Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang Mustam Efendi.
Dia mengatakan, Ramadan merupakan bulan yang penuh keistimewaan dan ampunan bagi yang menjalankan ibadah. “Dengan demikian, umat Islam patut menyambutnya dengan bergembira seiring menambah amalan ibadah. Perbedaan yang terjadi tidak masalah asal dapat saling menghargai,” tuturnya.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menegaskan, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) harus tetap menjaga kinerja selama bulan puasa. Bulan puasa sudah rutin dilaksanakan tiap tahun.
“Jadi jangan sampai menjadi alasan, kinerja aparatur pemerintahan menurun,” ujarnya saat apel pagi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang kemarin.
Ratusan warga Muhammadiyah di Padang, Sumatera Barat, juga melaksanakan salat tarawih di masjid dan musala tadi malam.
“Berdasarkan perhitungan, diyakini 1 Ramadan akan jatuh pada Jumat, 20 Juli, karena itu pada malam ini (tadi malam) seluruh warga Muhammadiyah telah melaksanakan salat tarawih,” kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Nurman Agus di Padang.
Pelaksanaan salat tarawih dilakukan di Masjid Taqwa Muhammadiyah serta beberapa masjid dan musala lainnya di Kota Padang.
Menurut Nurman, dalam menetapkan awal Ramadan, Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan secara matematis dan astronomi untuk menentukan posisi bulan.
Di Masjid Agung Kauman, jamaah mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berduyun-duyun mendatangi tempat suci itu yang berada di sebelah barat Alun-alun Utara Yogyakarta.
“Kita mengikuti keputusan PP Muhammadiyah bahwa puasa dimulai Jumat (hari ini), jadi malam ini kita sudah salat tarawih,” ujar Gatot, seorang pengurus Masjid Agung Kauman.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB)X menyatakan, ikut kalender Muhammadiyah untuk menentukan awal puasa.
Dengan demikian, hari ini Raja Keraton Yogyakarta akan memulai ibadah puasa. Kepastian ini disampaikan Sultan seusai menghadiri Upacara Hari Jadi Ke-181 Kabupaten Bantul kemarin.
“Sesuai kalender atau penanggalan di Keraton, puasa jatuh pada tanggal 20 Juli,” ungkap Sultan kepada wartawan.
Tadi malam warga Muhammadiyah di Kota Semarang, Jawa Tengah juga telah melaksanakan salat tarawih. Salah satunya di Masjid At Taqwa, Kompleks RS Roemani.
“Kita mengikuti keputusan Muhammadiyah pusat,” kata Ketua 1 Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang Mustam Efendi.
Dia mengatakan, Ramadan merupakan bulan yang penuh keistimewaan dan ampunan bagi yang menjalankan ibadah. “Dengan demikian, umat Islam patut menyambutnya dengan bergembira seiring menambah amalan ibadah. Perbedaan yang terjadi tidak masalah asal dapat saling menghargai,” tuturnya.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menegaskan, seluruh pegawai negeri sipil (PNS) harus tetap menjaga kinerja selama bulan puasa. Bulan puasa sudah rutin dilaksanakan tiap tahun.
“Jadi jangan sampai menjadi alasan, kinerja aparatur pemerintahan menurun,” ujarnya saat apel pagi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang kemarin.
Ratusan warga Muhammadiyah di Padang, Sumatera Barat, juga melaksanakan salat tarawih di masjid dan musala tadi malam.
“Berdasarkan perhitungan, diyakini 1 Ramadan akan jatuh pada Jumat, 20 Juli, karena itu pada malam ini (tadi malam) seluruh warga Muhammadiyah telah melaksanakan salat tarawih,” kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat Nurman Agus di Padang.
Pelaksanaan salat tarawih dilakukan di Masjid Taqwa Muhammadiyah serta beberapa masjid dan musala lainnya di Kota Padang.
Menurut Nurman, dalam menetapkan awal Ramadan, Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan secara matematis dan astronomi untuk menentukan posisi bulan.
(lns)