Mahasiswi Australia tewas misterius
Senin, 09 Juli 2012 - 08:21 WIB
Mahasiswi Australia tewas misterius
A
A
A
Sindonews.com - Mahasiswi warga Australia ditemukan tewas tergantung di kamar mandi rumah kontrakannya di Dusun/Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis.
Belum diketahui pasti penyebab kematian mahasiswi tersebut, apakah murni akibat bunuh diri atau akibat penyebab lain. Korban diketahui bernama Zaana Mcintyre (29), mahasiswi S- salah satu Universitas di Coolum Tce, Coolum Beach, Australia. Warga setempat mengenal korban karena sudah lebih dari lima bulan tinggal di kawasan Objek Wisata Pantai Batukaras. Bahkan, warga mengetahui jika korban pernah menjalin hubungan berpacaran dengan salah seorang pria warga Desa Batukaras, Cijulang, Ciamis.
Dari informasi yang dihimpun, korban yang menetap di rumah kontrakan milik pasangan suami istri MamanSuparman dan Engkar Kartini juga diketahui tinggal bersama adiknya Kyeema Mcintyre (27).
“Keberadaan adik korban itu sudah berlangsung sekitar empat hari sebelum kejadian,” kata Ketua Rukun Nelayan (RN) Batukaras Ciamis Ucup Supriatna, 8 Juli 2012.
Ucup menjelaskan, korban pertama kali diketahui tewas oleh adiknya sendiri bersama warga setempat.
Menurut dia, sebelum kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, warga sempat melihat korban berenang di Pantai Batukaras bersama adiknya.
“Selesai berenang korban pulang lebih dulu ke kontrakan, sementara adiknya baru pulang menjelang malam,” kata Ucup.
Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tali tambang menjerat leher. Namun, warga dan polisi yang datang ke lokasi mencurigai penyebab kematian korban.
“Kalau bunuh diri menurut polisi, biasanya mata korban melotot dengan lidah menjulur. Sementara korban ditemukan tidak seperti itu. Kondisi tambang juga terlihat kendur,” terang Ucup.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis AKP Shohet mengatakan, kasus kematian salah seorang warga asing di wilayahnya hingga saat ini masih dalam penanganan. Shohet memastikan, pihaknya belum bisa memastikan kematian korban akibat bunuh diri.
“Sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Kami belum memastikan korban meninggal akibat bunuh diri,” terang Shohet.
Belum diketahui pasti penyebab kematian mahasiswi tersebut, apakah murni akibat bunuh diri atau akibat penyebab lain. Korban diketahui bernama Zaana Mcintyre (29), mahasiswi S- salah satu Universitas di Coolum Tce, Coolum Beach, Australia. Warga setempat mengenal korban karena sudah lebih dari lima bulan tinggal di kawasan Objek Wisata Pantai Batukaras. Bahkan, warga mengetahui jika korban pernah menjalin hubungan berpacaran dengan salah seorang pria warga Desa Batukaras, Cijulang, Ciamis.
Dari informasi yang dihimpun, korban yang menetap di rumah kontrakan milik pasangan suami istri MamanSuparman dan Engkar Kartini juga diketahui tinggal bersama adiknya Kyeema Mcintyre (27).
“Keberadaan adik korban itu sudah berlangsung sekitar empat hari sebelum kejadian,” kata Ketua Rukun Nelayan (RN) Batukaras Ciamis Ucup Supriatna, 8 Juli 2012.
Ucup menjelaskan, korban pertama kali diketahui tewas oleh adiknya sendiri bersama warga setempat.
Menurut dia, sebelum kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, warga sempat melihat korban berenang di Pantai Batukaras bersama adiknya.
“Selesai berenang korban pulang lebih dulu ke kontrakan, sementara adiknya baru pulang menjelang malam,” kata Ucup.
Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tali tambang menjerat leher. Namun, warga dan polisi yang datang ke lokasi mencurigai penyebab kematian korban.
“Kalau bunuh diri menurut polisi, biasanya mata korban melotot dengan lidah menjulur. Sementara korban ditemukan tidak seperti itu. Kondisi tambang juga terlihat kendur,” terang Ucup.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis AKP Shohet mengatakan, kasus kematian salah seorang warga asing di wilayahnya hingga saat ini masih dalam penanganan. Shohet memastikan, pihaknya belum bisa memastikan kematian korban akibat bunuh diri.
“Sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Kami belum memastikan korban meninggal akibat bunuh diri,” terang Shohet.
(azh)