Penolakan outsourcing di Sidoarjo terus berlangsung
Jum'at, 06 Juli 2012 - 13:56 WIB
Penolakan outsourcing di Sidoarjo terus berlangsung
A
A
A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa ratusan buruh Sidoarjo menolak outsourcing dan
penghapusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus berlanjut. Ratusan buruh yang tergabung dalam Buruh Sidoarjo Bersatu (BSB) melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Industri Berbek Waru, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Arus lalu lintas di Kawasan Industri Berbek Waru, Sidoarjo, Jumat (6/7/2012), hingga siang macet total akibat aksi demo ratusan buruh Sidoarjo yang melakukan aksi di depan pabrik pengepakan karton milik PT Golden Tangguh Pratama.
Selain melakukan aksi orasi, ratusan buruh ini juga sempat menutup Jalan Raya Berbek Industri. Dalam orasinya, buruh menuntut pihak perusahaan untuk mempekerjakan kembali ratusan buruh yang terkena PHL sepihak oleh pihak manajemen pabrik.
"Kami meminta kepada manajemen pabrik untuk mempekerjakan kembali karyawan yang terkena PHK sepihak," ujar Koordinator Aksi, Dino menjelaskan saat orasi.
Buruh juga mendesak pemilik perusahaan untuk segera menghapus sistem outsourcing dan mengangkat buruh tidak tetap menjadi buruh tetap. Dalam aksi itu sempat diwarnai ketegangan saat ratusan buruh berusaha memaksa masuk ke dalam pabrik dengan merusak pintu pagar pabrik. Polisi yang sempat terkena benturan pagar langsung berusaha mengamankan buruh dan mendapat perlawanan dari buruh.
Sayangnya aksi ratusan buruh ini tidak mendapat tanggapan dari pihak perusahaan, sehingga ratusan buruh ini melanjutkan aksi ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo.
Hingga berita ini diturunkan, aksi demo ratusan buruh yang tergabung dalam BSB ini masih berlangsung. Para buruh mengancam akan menduduki gedung DPRD Sidoarjo jika tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan dari pengusaha dan pemerintah.
penghapusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus berlanjut. Ratusan buruh yang tergabung dalam Buruh Sidoarjo Bersatu (BSB) melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Industri Berbek Waru, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Arus lalu lintas di Kawasan Industri Berbek Waru, Sidoarjo, Jumat (6/7/2012), hingga siang macet total akibat aksi demo ratusan buruh Sidoarjo yang melakukan aksi di depan pabrik pengepakan karton milik PT Golden Tangguh Pratama.
Selain melakukan aksi orasi, ratusan buruh ini juga sempat menutup Jalan Raya Berbek Industri. Dalam orasinya, buruh menuntut pihak perusahaan untuk mempekerjakan kembali ratusan buruh yang terkena PHL sepihak oleh pihak manajemen pabrik.
"Kami meminta kepada manajemen pabrik untuk mempekerjakan kembali karyawan yang terkena PHK sepihak," ujar Koordinator Aksi, Dino menjelaskan saat orasi.
Buruh juga mendesak pemilik perusahaan untuk segera menghapus sistem outsourcing dan mengangkat buruh tidak tetap menjadi buruh tetap. Dalam aksi itu sempat diwarnai ketegangan saat ratusan buruh berusaha memaksa masuk ke dalam pabrik dengan merusak pintu pagar pabrik. Polisi yang sempat terkena benturan pagar langsung berusaha mengamankan buruh dan mendapat perlawanan dari buruh.
Sayangnya aksi ratusan buruh ini tidak mendapat tanggapan dari pihak perusahaan, sehingga ratusan buruh ini melanjutkan aksi ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo.
Hingga berita ini diturunkan, aksi demo ratusan buruh yang tergabung dalam BSB ini masih berlangsung. Para buruh mengancam akan menduduki gedung DPRD Sidoarjo jika tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan dari pengusaha dan pemerintah.
(azh)