Pasien miskin di Sidoarjo membludak

Kamis, 05 Juli 2012 - 10:09 WIB
Pasien miskin di Sidoarjo...
Pasien miskin di Sidoarjo membludak
A A A
Sindonews.com - Jumlah pasien yang berobat menggunakan Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo membludak. Rata-rata tiap bulan, rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo itu menerima sekitar 11 ribu pasien.

Humas RSUD Sidoarjo Achmad Zainuri mengatakan mulai Januari sampai Juni, tiap bulannya rata-rata ada sekitar 11 ribu pasien yang menggunakan SKTM. Belum lagi pasien yang menggunakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) atau Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

"Tapi untuk pasien yang menggunakam SKTM bisa dikatakan lebih banyak," ujar Zainuri menjelaskan kepada wartawan, Kamis (5/7/2012).

Pasien yang berobat menggunakan SKTM biayanya akan ditagihkan ke Pemkab Sidoarjo karena tidak masuk Jamkesda dan Jamkesmas. Untuk besaran biaya tergantung pengobatan yang diterima pasien.

RSUD Sidoarjo tidak bisa menolak pasien SKTM, karena sudah membawa surat miskin dari pihak berwenang. RSUD hanya menjalankan apa yang sudah menjadi kebijakan, jika pasien SKTM tetap dilayani dan biayanya gratis.

Zainuri menjelaskan, total pasien pengguna SKTM sampai Juni 2012 sebanyak 68.090 yang mendapat pelayanan kesehatan seperti Unit Gawat Darurat (IGD), Rawat Jalan (RJ), Rawat Inap (RI), peristi dan pengobatan lainnya.

"Kalau dilihat enam bulan terakhir rata-rata 11 ribu pasien pakai SKTM," tandasnya.

Pasien yang menggunakan SKTM tiap tahun ada kenaikan. Jika tahun 2010 pasien SKTM dan Jamkesda menghabiskan dana sekitar Rp16 miliar, untuk tahun 2011 ada lonjakan hampir seratus persen karena mencapai Rp29 miliar. RSUD akan menagih ke Pemkab Sidoarjo untuk biaya pengobatan pasien yang menggunakan SKTM.

Direktur RSUD Sidoarjo Eddy Koestantono mengakui jika pasien miskin semakin banyak. Untuk tahun 2010 sekitar Rp 16 miliar dan tahun 2011 mencapai Rp29 miliar atau sebanyak 71.390 pasien miskin.
(azh)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
9 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
16 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved