Setelah Jakarta, HR siap merampok bank di Vietnam

Minggu, 24 Juni 2012 - 12:56 WIB
Setelah Jakarta, HR...
Setelah Jakarta, HR siap merampok bank di Vietnam
A A A
Sindonews.com - Komplotan pelaku perampokan nasabah bank yang diketuai HR diketahui berencana pergi ke Vietnam untuk melakukan aksi perampokan di sana.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh, mereka akan melakukan aksi selanjutnya di Vietnam. Rencananya minggu depan mau ke Vietnam," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Helmi Santika di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (24/6/2012).

Komplotan ini rencananya akan melakukan pemotretan paspor pada hari Jumat 22 Juni 2012 kemarin. Namun petugas yang telah mencium dan mengetahui keberadaan mereka dapat meringkus semua tersangka di tempat yang berbeda, mulai dari Bali, Palembang, Pekan Baru, Jakarta, dan Bandung.

Para tersangka berniat pergi ke Vietnam dengan uang hasil kejahatan mereka yang berjumlah ratusan juta rupiah. Dalam sekali aksinya, para tersangka mampu merampok sebesar Rp219 juta.

"Para tersangka yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial AT, YD, DN, HR, dan AT. Sedangkan tersangka RIK yang berperan sebagai eksekutor, terpaksa ditembak mati petugas karena berusaha melawan saat ditangkap," terangnya.

Komplotan ini biasa beraksi di 15 titik kawasan Jakarta, mulai dari Sunter, Jatinegara, Casablanca, Kelapa Gading, Rawamangun, Cempaka Putih, dan Kemayoran. Dalam setiap aksinya, kelompok ini tergolong dingan dan tidak segan melukai korbannya.

"Modus yang digunakan para tersangka dengan mengintai korban yang sudah ditargetkan sebelumnya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita uang hasil kejahatan ratusan juta rupiah, pisau, senjata api (2 pistol, dan 1 air softgun jenis revolver)," ungkapnya.

Selain itu, petugas juga berhasil ratusan peluru berbagai jenis, dan berbagai macam alat yang digunakan dalam kejahatan. Penyidik akan mendalami kasus ini termasuk mencari tahu asal senjata api (senpi) yang diketahui bukan senpi rakitan. Senpi itu dipasok oleh salah seorang karyawan Perindustrian Angkatan Darat (Pindad), dijual seharga Rp11 juta. (san)
()
Berita Terkini
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
19 menit yang lalu
Kepala Posko PRR Aceh...
Kepala Posko PRR Aceh Apresiasi TNI Bangun Jembatan Gantung di Kampung Reje Payung
27 menit yang lalu
Pendiri BSB Temukan...
Pendiri BSB Temukan Inovasi Teknologi Pirolisis, Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
1 jam yang lalu
Video Viral di Lubuk...
Video Viral di Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Begini Prosedur Aktivasi Rekening PIP
1 jam yang lalu
Pengelolaan Konflik...
Pengelolaan Konflik Kepentingan, Kemenhut Dorong Budaya Cinta Integritas
2 jam yang lalu
DBH Dipotong Pemerintah...
DBH Dipotong Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta Hanya Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved