Dede unggul, Iwan heran

Jum'at, 08 Juni 2012 - 09:23 WIB
Dede unggul, Iwan heran
Dede unggul, Iwan heran
A A A
Sindonews.com - Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Iwan R Sulandjana mempertanyakan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Dede Yusuf sebagai figur paling populer.

Iwan merasa heran dengan survei itu. Sebab, survei bisa digunakan hanya untuk kepentingan internal lembaga. “Hasil survei itu biasanya tidak dilaunching. Namun karena ini dibuka ke publik, maka saya melihatnya ada maksud tertentu,” ucap Iwan saat meluncurkan program SMS Google,di kediamannya di Jalan Sawunggaling, Kota Bandung,kemarin. Iwan mengaku hanya menanggapi hasil survei LSI dengan tersenyum.

Dia berencana untuk membandingkan hasil survei tersebut dengan hasil survei internal partai. “Saya sih senyum-senyum saja melihat hasil survei itu,” katanya.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wagub DPD Partai Demokrat Jabar Didin Supriadin mengatakan, survei internal itu akan dimulai ketika memasuki tahapan Pilgub Jabar, Juli mendatang.

Hasil survei akan dikirim ke pengurus DPP Demokrat dan Majelis Tinggi Demokrat sebagai bahan pemilihan bakal calon yang akan maju pada pilgub.

“Delapan bakal calon semuanya punya kesempatan yang sama untuk mendongkrak popularitas maupun elektabilitasnya melalui sosialisasi kemasyarakat,”ucap Didin.

Sementara itu, Penasihat DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jabar Humar Dhani menegaskan hasil survei Pilgub Jabar 2013 yang dirilis oleh setiap lembaga tidak menentukan kemenangan seorang figur. “Biarkan saja, itu kan cuma hasil survei, bukan penentu kemenangan,” katanya saat dihubungi, kemarin.

Menurut dia, banyak lembaga yang melakukan survei menjelang Pilgub Jabar, namun uniknya hasilnya berbeda-beda. “Ini seperti perang survei. Padahal hasil survei bukanlah sebuah justifikasi seseorang akan menang, apalagi setiap lembaga survei hasilnya berbeda-beda,” tegas Humar Dhani.

Launching SMS

Di bagian lain, Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan R Sulandjana yang merupakan salah satu bakal calon Gubernur Jabar dari Partai Demokrat itu kemarin membuka layanan pengaduan masyarakat melalui program yang dinamakannya Short Message Service (SMS) Google.

Menurut dia, program ini bisa menjadi sarana untuk mencari tahu tentang banyak hal terkait politik, sosial, budaya, ekonomi, serta masalah lainnya melalui pesan singkat pada telepon genggam.

“Saya memang ingin berbagi dengan masyarakat tentang hal apapun. Bahkan saya siap mendengarkan curhat masyarakat jika sedang didera suatu masalah,” ungkap Iwan.

Dia mengatakan, program itu layaknya layanan Google di internet. Jika ingin mengetahui sesuatu, tinggal menuliskannya di kotak pencarian,dan kemudian akan muncul sesuatu yang dicari. Bedanya, program ini bisa diakses melalui pesan singkat.

“Tujuannya untuk menggugah masyarakat agar lebih cerdas dan lebih mudah mengakses informasi, walaupun hanya melalui ponsel. Terlebih saat ini hampir di seluruh pelosok, masyarakat sudah menggunakan teknologi telepon seluler,” ujar Iwan.(lin)
()
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
1 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
2 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
3 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
3 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
4 jam yang lalu
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved