Banyak lembaga survei tak kredibel

Selasa, 29 Mei 2012 - 16:10 WIB
Banyak lembaga survei...
Banyak lembaga survei tak kredibel
A A A
Sindonews.com - Menjelang pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta, keberadaan lembaga survei makin marak. Sayangnya, seiring bermunculan lembaga survei ini, tidak diikuti dengan kerja yang independen.

Hal ini disampaikan oleh Peneliti Pride Indonesia, Agus Herta Sumarto, dalam diskusi bertema "Carut Marut Hasil Survei DKI Jakarta"di wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/5/2012).

Menurutnya, sejumlah lembaga survei dalam melakukan penelitian, sebagian besar menggunakan metode sama, waktu sama dan teknik pengambilan sampel juga sama, namun, anehnya hasil penelitian tersebut menunjukan hasil yang berbeda-beda.

"Seharusnya hasilnya sama. Tetapi hasilnya berbeda satu sama lain, padahal dilaksanakan bersamaan dengan metode serupa," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Agus, hasil survei itu, mengindikasikan ada beberapa lembaga survei tak kredibel. "Atau bisa juga karena tidak punya kemampuan dan pengetahuan atau tidak punya integritas," tukasnya.

Ditambahkan, banyak lembaga survei melakukan kesalahan yang disengaja. Sayangnya dia tak menyebutkan lembaga survei yang dimaksud.(lin)
()
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
57 menit yang lalu
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
2 jam yang lalu
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
3 jam yang lalu
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
3 jam yang lalu
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
5 jam yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved