Pemulasaran korban Sukhoi sesuai agama masing-masing
Jum'at, 18 Mei 2012 - 16:09 WIB
Pemulasaran korban Sukhoi sesuai agama masing-masing
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif DVI Sukhoi Super Jet 100 Kombespol Anton Castilani menerangkan, dalam pemulasaran atau perawatan jenazah korban akan dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing korban.
"Kami sudah punya data dari korban atau keluarga, termasuk agamanya. Jadi korban akan dikembalikan. Kami sesuaikan dengan agamanya," ujar Anton kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (18/5/2012).
Ditambahkan Anton, pihaknya berkali-kali menegaskan bahwa tidak ada satu jenazah pun yang ditemukan dalam keadaan utuh. Hal senada diungkapkan kepala rumah sakit Polri Sukanto Kramat Jati, Brigjenpol Agus Prayitno.
Menurutnya, hingga saat ini RS Polri telah menerima 35 kantong jenazah dan telah selesai melakukan pemeriksaan antemortem terhadap ke 35 kantung tersebut. "Sudah menerima 35 kantung jenazah, 30 Body Parts dan lima properti. Sudah selesai pemeriksaan pos mortem," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, dari proses identifikasi yang telah dilakukan hingga hari ini, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 15 orang korban.
Dimana 13 orang diantaranya adalah warga negara Indonesia dan dua orang lainnya warga negara asing. Ke-15 korban juga teridentifikasi sebagai 10 laki-laki dan lima perempuan. (san)
"Kami sudah punya data dari korban atau keluarga, termasuk agamanya. Jadi korban akan dikembalikan. Kami sesuaikan dengan agamanya," ujar Anton kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (18/5/2012).
Ditambahkan Anton, pihaknya berkali-kali menegaskan bahwa tidak ada satu jenazah pun yang ditemukan dalam keadaan utuh. Hal senada diungkapkan kepala rumah sakit Polri Sukanto Kramat Jati, Brigjenpol Agus Prayitno.
Menurutnya, hingga saat ini RS Polri telah menerima 35 kantong jenazah dan telah selesai melakukan pemeriksaan antemortem terhadap ke 35 kantung tersebut. "Sudah menerima 35 kantung jenazah, 30 Body Parts dan lima properti. Sudah selesai pemeriksaan pos mortem," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, dari proses identifikasi yang telah dilakukan hingga hari ini, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 15 orang korban.
Dimana 13 orang diantaranya adalah warga negara Indonesia dan dua orang lainnya warga negara asing. Ke-15 korban juga teridentifikasi sebagai 10 laki-laki dan lima perempuan. (san)
()