Ratusan kios di Bulukumba terendam air

Senin, 14 Mei 2012 - 05:46 WIB
Ratusan kios di Bulukumba...
Ratusan kios di Bulukumba terendam air
A A A
Sindonews.com - Ratusan kios milik warga di Pasar Sentral Bulukumba, terendam air, kemarin. Ketinggian air yang diprediksi mencapai mata kaki orang dewasa tersebut terjadi di sejumlah ruas jalan dalam Pasar, disebabkan karena banjir kiriman dari areal persawahan di Dusun Bocco-Boccoa, Desa Paenrelompao, Kecamatan Gantarang.

Selain itu, ratusan kios terendam ini karena saluran irigasi air yang berada di depan pintu masuk pasar ditutup petani sawah, yang berada di belakang pasar. Mereka menutup agar banjir kiriman semua bisa mengalir ke sawah-nya.

"Namun, yang dirugikan adalah warga pasar. Sebab, sejumlah ruas jalan di dalam pasar terendam, sehingga para pembeli berkurang karena jalan berair," ucap salah seorang pedagang elektronik pasar sentral Sandra, Minggu (13/5/2012).

Menurut dia, seharusnya para petani sawah tidak menutup irigasi itu karena akan merugikan para pedagang pasar. Apalagi, saluran irigasi yang berada didepan pasar hanya berukurang kecil, sehingga memang berpotensi air meluap saat ditutup secara keseluruhan.

"Ini hanya hujan beberapa jam saat saja, air sudah naik. Bagaimana kira-kira seandainya hujan terus, mungkin pasar sudah tenggelam. Ini harus diberikan perhatian cepat oleh Pemkab Bulukumba," harapnya.

Sandra mengakui, kalau pihaknya sudah menyampaikan permasalahan ini kepada Pemkab melalui Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba Andi Mappiwali, supaya segera memperlebar saluran irigasi air demi menghindari meluapnya air ketika petani sawah menutup irigasi tersebut. Hanya saja, hingga kini, belum ada respon positif dari DPKD sebagai leading sektor.

"Padahal, seharusnya ada perhatian serius. Sebab, yang dirugikan adalah pedagang karena pendapatan mereka menurun," ungkapnya.

Hal sama disampaikan pedagang lainya Ahmad Nasir. Menurutnya, pihak Pemkab harus segera menindaklanjuti keluhan warga pasar tersebut. Sebab, jika dibiarkan akan ada gerakan karena sudah merugikan pedagang. Apalagi, ini hampir tiap hari terjadi sehingga harus ada solusi cepat mengatasi permasalan ini.

"Kami berharap ada solusi cepat. Jangan ini dibiarkan karena merugikan para pedagang," kata dia.

Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Andi Zulkarnaen Pangky mengemukakan, pembangunan irigasi khususnya dalam kota memang harus bagus. Sebab, jika dikerja asal-asalan akan menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Pembangunan irigasi harus ditata dengan baik. Pemkab harus mencarikan solusi agar dua-duanya bisa berjalan dengan lancar," ujar Zulkarnaen, dihubungi melalui via ponselnya.

Dia menambahkan, perlunya ada penataan yang bagus terhadap pembangunan irigasi agar tidak menimbulkan banjir yang mengakibatkan ratusan kios terendam. Bahkan, air meluap karena pengerjaan irigasi yang berada di depan Mal Mega Zanur milik bupati itu dikerjakan tidak melalui prosuder.

"Semua ini dampak dari pengerjaan irigasi yang tidak melalui mekanisme yang ada," ungkap politisi asal Partai PAN Bulukumba ini.

Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Peliputan Humas Pemkab Bulukumba Asrul Sani mengungkapkan, pihaknya akan segera mengkoordinasikan dengan Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba supaya melakukan perbaikan cepat.

"Kalau memang itu penyebab irigasi tertutup sehingga pasar terendam, saya kira SKPD yang menangani akan segera melakukan perbaikan," ujar Asrul.(azh)
()
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
26 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
36 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
47 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved