Polri siapkan 120 dokter untuk korban

Kamis, 10 Mei 2012 - 16:00 WIB
Polri siapkan 120 dokter...
Polri siapkan 120 dokter untuk korban
A A A
Sindonews.com - Untuk keperluan otopsi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet100, Mabes Polri menyiapkan tiga unit tim dokter yang yang berisi 120 dokter untuk melakukan identifikasi dan otopsi di Rumah Sakit (RS) Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kita siapkan 3 unit tim dokter dengan satu unitnya berisi 40 orang dokter," ujar Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Ahmad, kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012).

Boy mengatakan pihaknya akan berusaha untuk memperlancar proses indentifikasi. Sehingga prosesnya tidak terlalu lama untuk mengenali identitas korban. "Kami akan berusaha untuk memperlancar proses identifikasi korban," ujar Boy menjelaskan.

Untuk mengenali korban, Boy mengatakan, tim dokter nantinya bisa menggunakan data atau pakaian yang dipakai korban. Selain itu, korban juga bisa dikenali dengan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA). "Semoga itu bisa memudahkan kita," harapnya.

Berdasarkan informasi dari Polres Bogor, lanjut Boy, tim SAR mengalami kesulitan lantaran kondisi lapangan yang sangat terjal. Bahkan helikopter untuk mengangkut korban harus mencari tempat pendaratan yang terdekat dari lokasi.

"Jaraknya terlalu jauh dari titik Tempat Kejadian Perkara (TKP) ke akses menuju helipad," tukasnya.(azh)
()
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved