KPK periksa 2 saksi kasus dana PON

Senin, 09 April 2012 - 13:47 WIB
KPK periksa 2 saksi...
KPK periksa 2 saksi kasus dana PON
A A A
Sindonews.com - Setelah menetapkan empat orang tersangka, Komisi Perberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengembangan kasus suap dana Pekan Olahraga Nasional (PON).

Untuk melakukan pengembangan, KPK hari ini melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi. Dua orang itu saksi tersebut berinisial LK dan WG. Kedua diperiksa di ruang Catur Prasetia, Jalan Pattimura, SPN Pekanbaru, Riau.

Pemeriksaan itu dilakukan secara tertutup. Tampak 2 personel menjaga ruang pemeriksaan. Menurut pihak KPK, kedua yang diperiksa itu adalah LK dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau dan WG dari PT Perumahan Pembangunan (PP).

"Yang diperiksa ada dua orang. Mereka sejauh ini masih sebagai saksi. Tersangka masih empat orang," ujar Humas KPK Johan Budi menjelaskan kepada wartawan, Senin (9/4/2012).

Sebelumnya KPK telah menetapkan empat tersangka kasus gratifikasi venues lapangan tempak PON Riau. Keempatnya adalah Faisal Aswan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau dari Fraksi Golkar, M Dunir dari Fraksi Gabungan. Kemudian Eka dari Dispora Riau dan Rahmad dari PT PP.(azh)
()
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved