Antropolog politik: Kekerasan model kampanye delegitimasi

Sabtu, 07 April 2012 - 23:29 WIB
Antropolog politik:...
Antropolog politik: Kekerasan model kampanye delegitimasi
A A A
Sindonews.com - Teuku Kemal Fasha, Antropolog Politik Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, menyatakan kekerasan terkait Pilkada Aceh, tidak sepenuhnya by design dari kandidat, melainkan juga dampak keyakinan para pendukung.

"Tidak jalannya upaya hukum, membuat pendukung yakin hanya kekerasan model tepat mendelegitimasi kekuatan musuh dan menurunkan mental," kata Kemal, Sabtu (7/4/2012).

Menurut dosen FISIP Unimal itu, agar hari pencoplosan 9 April nanti berlangsung damai, polisi harus menindak pelaku kekerasan. Selain itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) harus bersikap tegas terhadap pelanggar hukum dan demokrasi.

"Kalau kekerasan terjadi saat pilkada berarti kemunduran dari pilkada sebelumnya dimana Aceh menjadi model bagi Indonesia," katanya.

Ia berharap para kandidat dapat berlaku arif saat pencoblosan. Menurut kolumnis sejumlah media nasional ini, sikap curang para kandidat dalam tahapan pilkada akan membuat tahapan selanjutnya semakin rumit.

"Kandidat terlanjur black campaign terhadap kandidat lain, ini cacat dan mencederai sejarah pilkada Aceh," terangnya. (wbs)

()
Berita Terkini
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
3 menit yang lalu
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
4 menit yang lalu
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
23 menit yang lalu
Karangan Bunga Hiasi...
Karangan Bunga Hiasi Kantor BGN, Ada Ucapan Terima Kasih Dipecatnya Dadan Hindayana
34 menit yang lalu
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
37 menit yang lalu
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
3 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved