Aliansi Hijau kecewa pilih SBY jadi Presiden

Selasa, 27 Maret 2012 - 14:02 WIB
Aliansi Hijau kecewa...
Aliansi Hijau kecewa pilih SBY jadi Presiden
A A A
Sindonews.com- Istana Kepresidenan mulai dikepung para pengunjuk rasa dari berbagai elemen. Sekira pukul :15 WIB, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Hijau mulai menuju Istana Kepresidenan melalui jalan raya Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Aliansi Hijau yang tak lain adalah gabungan dari partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Nasional Ulama (PKNU). Hadir dalam kerumunan massa tersebut, Ketua Umum DPP PBB MS Kaban. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan 'Wong Cilik Tolak kenaikan BBM'.

Secara long march, mereka sambil orasi. "Negara ini milik kita semua, milik seluruh rakyat indonesia, oleh karena itu kebijakan harus ada di rakyat," ujar wakil Ketua Umum PBB, Sahar L Hasan dalam orasinya, Selasa (27/3/2012).

Mereka mempertanyakan sejumlah janji presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya, SBY pernah berjanji bahwa kebijakannya akan pro Rakyat. Namun pada kenyataannya, SBY tak konsisten dalam pernyataan atau janjinya.

"Kenaikan BBM, akan menodai SBY. Karena SBY pernah berjanji bahwa kebijakannya untuk rakyat. Maka dari itu, kedatangan kita ke sini untuk meneriakkan aspirasi rakyat. Kami tak mau SBY menaikkan harga BBM," pungkasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, sudah seharusnya minyak di Indonesia diolah di dalam negeri. "Kenaikan BBM, akan memperkaya orang kaya. Yang miskin sudah ratusan juta orang. Yang miskin makin banyak. Kami kecewa pernah memilih SBY jadi presiden. Pilihan kami keliru ternyata. Kita termasuk yang memilih SBY pada pemilu lalu. Kami kira SBY konsisten dalam kebijakannya, tapi kenyataannya, tidak sama sekali," ungkapnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
55 menit yang lalu
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
1 jam yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
4 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
5 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
6 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved