Jangan politisasi PNS

Senin, 26 Maret 2012 - 09:00 WIB
Jangan politisasi PNS
Jangan politisasi PNS
A A A
Sindonews.com – Menjelang pemilihan kepala daerah (pemilukada) di beberapa daerah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mengantisipasi adanya politisasi pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab,sebagian besar bakal calon dalam pemilukada merupakan incumbent. “Nantinya pimpinan tertinggi daerah bukan lagi gubernur, wali kota, dan bupati, melainkan sekretaris daerah (sekda). Saat ini masih akan dirumuskan penataan ulangnya,yang jelas kami terus mengupayakan birokrat bersih,kompeten,dan pelayanan jauh dari politisasi,” ujar Menpan RB Azwar Abubakar di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganeca, Kota Bandung,kemarin.

Menurut dia, kalau sekda yang menjadi pimpinan,jangan sampai merusak tatanan birokrasi, melainkan harus saling bersinergi. Misalnya,kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada April nanti kerap jadi wacana empuk politisasi PNS. Dia menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan reformasi birokrasi dengan pembatasan pengangkatan PNS pada tahun ini.Pembatasan tersebut merupakan tindak lanjut dari moratorium yang diberlakukan hingga tahun 2013 agar merampingkan jumlah PNS.

“Tahun ini sekitar 60.000 PNS baru diangkat, sisanya masih ditampung terdiri dari honorer yang masuk sebelum tahun 2005,”kata Azwar. Ribuan honorer tersebut merupakan kategori 1.Kemenpan RB mendata 65.000 pegawai telah pensiun dengan perbandingan sama besar dari honorer kategori 1 (yang dibiayai APBD dan APBN) dan PNS reguler.

“Kini, kami punya 3.000 lebih tenaga analis jabatan yang menjamin distribusi tenaga kerjanya kompeten berdasarkan keahlian dan bidang,”ujar dia. Untuk pengangkatan honorer kategori 2 (yang tidak dibiayai APBD dan APBN),pihaknya akan memilih dari angkatan kerja sebelum 2005. (wbs)
()
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
38 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved