Pengamat: Peluang Jokowi menang pilgub tinggi
Selasa, 20 Maret 2012 - 17:12 WIB
Pengamat: Peluang Jokowi menang pilgub tinggi
A
A
A
Sindonews.com - Peluang bakal calon Gubernur DKI 2012 Joko Widodo (Jokowi) menang dalam pertarungan memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta dinilai cukup tinggi oleh sejumlah kalangan.
Asalannya, jumlah rasional voter atau pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta periode 2012-2017 sudah mulai besar marginnya.
"Saya kira kalau di DKI, jumlah rasional voter itu marginnya sudah mulai besar. Jadi sangat mungkin figur populis yang memiliki rekam jejak bagus seperti Jokowi menang," ujar pengamat politik Gun Gun Heryanto kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Selasa (20/3/2012).
Ditambahkan dia, peluang Jokowi juga ditentukan oleh incumbent Fauzi Bowo alias Foke yang dinilai gagal dalam membangun Jakarta di periode pertama kepemimpinannya. "Karena incumbent juga punya persoalan dengan stigma gagalnya leadership dia di periode pertama. Hanya saja belum menjadi kepastian," tambahnya.
Masih menurut Gun Gun, jika pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) periode 2012-2017 masuk ke putaran kedua, hitung-hitungan politik sangat dipengaruhi oleh larinya sejumlah suara kandidat yang gugur.
"Jika masuk putaran kedua, hitung-hitungan politik juga akan sangat dipengaruhi oleh larinya suara-suara kandidat lain yang gugur, selain kandidat yang masuk putaran kedua hanya saja belum menjadi kepastian," tuturnya.
Lebih jauh, Gun Gun melihat jika pada Pemilukada nanti terjadi putaran kedua, maka akan terjadi negosiasi. â€<â€<"Putaran kedua, akan terjadi negosiasi dan biasanya sarat dengan pragmatisme politik kandidat yang tidak masuk ke putaran kedua," pungkasnya. (san)
Asalannya, jumlah rasional voter atau pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta periode 2012-2017 sudah mulai besar marginnya.
"Saya kira kalau di DKI, jumlah rasional voter itu marginnya sudah mulai besar. Jadi sangat mungkin figur populis yang memiliki rekam jejak bagus seperti Jokowi menang," ujar pengamat politik Gun Gun Heryanto kepada Sindonews, melalui pesan singkat, Selasa (20/3/2012).
Ditambahkan dia, peluang Jokowi juga ditentukan oleh incumbent Fauzi Bowo alias Foke yang dinilai gagal dalam membangun Jakarta di periode pertama kepemimpinannya. "Karena incumbent juga punya persoalan dengan stigma gagalnya leadership dia di periode pertama. Hanya saja belum menjadi kepastian," tambahnya.
Masih menurut Gun Gun, jika pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) periode 2012-2017 masuk ke putaran kedua, hitung-hitungan politik sangat dipengaruhi oleh larinya sejumlah suara kandidat yang gugur.
"Jika masuk putaran kedua, hitung-hitungan politik juga akan sangat dipengaruhi oleh larinya suara-suara kandidat lain yang gugur, selain kandidat yang masuk putaran kedua hanya saja belum menjadi kepastian," tuturnya.
Lebih jauh, Gun Gun melihat jika pada Pemilukada nanti terjadi putaran kedua, maka akan terjadi negosiasi. â€<â€<"Putaran kedua, akan terjadi negosiasi dan biasanya sarat dengan pragmatisme politik kandidat yang tidak masuk ke putaran kedua," pungkasnya. (san)
()