Foke sebar intelijen awasi penimbunan BBM

Senin, 12 Maret 2012 - 15:56 WIB
Foke sebar intelijen...
Foke sebar intelijen awasi penimbunan BBM
A A A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengklaim, telah bekerjasama dengan Polda Metro Jaya menggunakan jaring intelijen untuk mengatasi aksi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal itu sebagai antisipasi kebijakan pemerintah pusat menaikkan harga BBM pada April mendatang.

"Itu Kepolisian, Kapolda. Saya telah menggunakan jaring intelijen sementara ini," ujarnya kepada wartawan usai menghadiri rapat pimpinan di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Senin (12/3/2012).

Pria yang akrab disapa Foke ini pun mengimbau kepada masyarakat DKI Jakarta untuk bisa memberikan masukan atau info terkait aksi penimbunan BBM.

"Dan kita sangat menghargai kalau masyarakat bisa memberikan masukan. Kami akan segera mengenai sanksi, menggunakan sanksi dan melakukan penertiban kalau ada penimbunan," ungkap pria berkumis tebal itu.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April 2012 mendatang. Berbagai aksi penolakan harga BBM pun dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat, mulai dari buruh, mahasiswa dan masyarakat kecil. (san)
()
Berita Terkini
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
10 menit yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
23 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
4 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved