Pemilih potensial capai 7,5 juta jiwa
Jum'at, 24 Februari 2012 - 07:43 WIB
Pemilih potensial capai 7,5 juta jiwa
A
A
A
Sindonews.com - Tahapan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta terus berlangsung. Kali ini KPU DKI Jakarta melakukan pencetakan daftar nama pemilih untuk setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pencetakan daftar pemilih ini berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta. Sebanyak 7.545.989 juta jiwa pemilih tersebar di enam wilayah DKI Jakarta.Dari jumlah itu, 3.678.745 perempuan dan 3.867.244 lelaki.
Anggota KPU DKI Bidang Pokok Kerja (Pokja) Pendaftaran Pemilih Jakarta Aminullah mengatakan, daftar pemilih ini telah dicetak sejak awal Februari 2012.Pencetakan ini berdasarkan tempat pemilihan suara (TPS).
Setiap TPS terdapat daftar pemilih berkisar 500–600 orang. Setelah dicetak,daftar pemilih ini akan diverifikasi dengan memastikan orang tersebut ada di wilayah itu dan memiliki kartu tanda penduduk DKI Jakarta.
”Pemilih untuk pilkada harus memiliki KTP DKI Jakarta. Jika tidak maka tidak dapat dimasukkan dalam daftar pemilih,” kata Aminullah Kamis 23 Februari 2012.
Hasil verifikasi ini, lanjut Aminullah,akandimasukkandalam daftar pemilih sementara (DPS).DPS ini nantinya akan diumumkan kepada publik untuk memastikan mereka masuk dalam daftar pemilih pilkada.
Jika ada masyarakat Jakarta yang memiliki KTP DKI Jakarta tapi tidak masuk dalam DPS, dapat melapor ke panitia pemungutan suara untuk dimutakhirkan.
Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardiantoro menambahkan, jumlah TPS diperkirakan mencapai 15.171 unit. Mengenai jumlah DPT, Juri mengaku belum bisa memprediksi apakah berkurang atau lebih dari data DP4.
”Sebab pemutakhiran itu sedang berlangsung,” kata Juri.(azh)
Pencetakan daftar pemilih ini berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta. Sebanyak 7.545.989 juta jiwa pemilih tersebar di enam wilayah DKI Jakarta.Dari jumlah itu, 3.678.745 perempuan dan 3.867.244 lelaki.
Anggota KPU DKI Bidang Pokok Kerja (Pokja) Pendaftaran Pemilih Jakarta Aminullah mengatakan, daftar pemilih ini telah dicetak sejak awal Februari 2012.Pencetakan ini berdasarkan tempat pemilihan suara (TPS).
Setiap TPS terdapat daftar pemilih berkisar 500–600 orang. Setelah dicetak,daftar pemilih ini akan diverifikasi dengan memastikan orang tersebut ada di wilayah itu dan memiliki kartu tanda penduduk DKI Jakarta.
”Pemilih untuk pilkada harus memiliki KTP DKI Jakarta. Jika tidak maka tidak dapat dimasukkan dalam daftar pemilih,” kata Aminullah Kamis 23 Februari 2012.
Hasil verifikasi ini, lanjut Aminullah,akandimasukkandalam daftar pemilih sementara (DPS).DPS ini nantinya akan diumumkan kepada publik untuk memastikan mereka masuk dalam daftar pemilih pilkada.
Jika ada masyarakat Jakarta yang memiliki KTP DKI Jakarta tapi tidak masuk dalam DPS, dapat melapor ke panitia pemungutan suara untuk dimutakhirkan.
Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardiantoro menambahkan, jumlah TPS diperkirakan mencapai 15.171 unit. Mengenai jumlah DPT, Juri mengaku belum bisa memprediksi apakah berkurang atau lebih dari data DP4.
”Sebab pemutakhiran itu sedang berlangsung,” kata Juri.(azh)
()