Akibat tambang, Samarinda tidak layak huni

Jum'at, 17 Februari 2012 - 13:54 WIB
Akibat tambang, Samarinda...
Akibat tambang, Samarinda tidak layak huni
A A A


Sindonews.com - Kota Samarinda, sekira 70 persen wilayahnya adalah konsesi pertambangan. Saking kayanya, dengan sekop dan cangkul pun kita akan dengan mudah mendapatkan batu bara di kota Samarinda.

Demikian dinyatakan Ketua Pengurus Pusat Serikat Hijau Indonesia (SHI) Chairil Syah, di sekretariat Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Jalan Mampang Prapatan II No 30, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2012).

Menurutnya, manusia juga butuh tempat untuk hidup. Penambangan yang berlebihan itu sudah menimbulkan kerusakan alam dan ekologi luar biasa. "Kita juga butuh tempat untuk hidup, mbok ya jangan diambil semua. Sekarang akibat dari penambangan yang berlebihan itu telah terjadi kerusakan alam, terjadinya kerusakan keanekaragaman hayati dan juga banjir di Samarinda," katanya.

Menurut pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, Samarinda sudah tidak layak untuk ditinggali. "Samarinda menjadi tidak layak lagi untuk ditinggali. Usaha tambang di Samarinda tidak membawa manfaat apa-apa, saya bisa katakan itu yang disebut sebagai kejahatan ekologi," tambahnya lagi.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, SHI akan melakukan sejumlah upaya bersama lembaga terkait dalam usaha menertibkan sejumlah tambang. Juga menutup lubang bekas galian untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat penambangan secara besar-besaran di Samarinda.

"Ya, kami akan melakukan class action dan juga legal standing, hari ini kesiapan sudah mencapai 70 persen," ujarnya. (bro)
()
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved