Polri: Kalau masyarakat menolak, FPI jangan maksa

Senin, 13 Februari 2012 - 18:49 WIB
Polri: Kalau masyarakat...
Polri: Kalau masyarakat menolak, FPI jangan maksa
A A A
Sindonews.com - Aksi kedatangan massa Front Pembela Islam (FPI) ke Mabes Polri, mendesak Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mencopot Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Brigjen Polisi Damianus Zacky karena dianggap pejabat korup dan penjahat besar. Informasi itu sah-sah saja tapi jangan terlalu dipaksakan

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution mengatakan, sah-sah saja menyampaikan informasi. "Kita kan sudah ada Undang-Undang yang mengatur kebebasan menyampaikan pendapat, semua pihak bebas menyampaikan pendapatnya. Baik pihak FPI maupun masyarakat disana dalam menyampaikan pendapatnya," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (13/2/2012).

Menurutnya, pendapat dari FPI itu akan di cek kebenarannya maupun adanya unsur pidananya. "Kalau misalnya masyarakat menolak, ya sah-sah saja. Itu mungkin aspirasi masyarakat. Kita juga kan tak mungkin memaksakan kehendak. Seharusnya diharapkan, semua pihak saling berkoordinasi dengan baik," ungkapnya.

Dijelaskannya, jika ada penolakan terhadap keberadaan FPI di Kalteng, coba disosialisasikan atau didiskusikan terlebih dahulu. "Apa hambatannya, apa permasalahannya. Jangan kita memaksakan kehendak kita ditempat orang. Itu kan tak bisa," tuturnya.

Dia menegaskan, kepada panitia lokal pendiri FPI di Kalteng diharapkan juga harus berkoordinasi dengan masyarakat setempat, dan Pemerintah Daerah setempat. "Apakah ada resistensi, ya kalau misalnya masyarakat tak bisa menerima, FPI jangan maksakan kehendak,"tegasnya.

Ditambahkan, jika dipaksakan terjadilah seperti pada 11 Febuari 2012 kemarin. "Kita dalam hal ini akan mendorong semua pihak untuk mencoba duduk bersama. Masing-masing pihak harus menghormati satu sama lain," pungkasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
19 menit yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
32 menit yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
34 menit yang lalu
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
1 jam yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
2 jam yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved