Pemerintah akan bantu penghuni rumah gua

Rabu, 08 Februari 2012 - 19:09 WIB
Pemerintah akan bantu...
Pemerintah akan bantu penghuni rumah gua
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Muhammad Anas membantah tudingan miskin terhadap keluarga Hamdan, penghuni rumah gua.

Anas menilai aksi tinggal di rumah gua hanya ingin merasakan sensasi tinggal di gua seperti manusia purba. Anas juga menjelaskan bahwa untuk kategori Desa Banti Murung, Hamdan tidak masuk kategori miskin.

“Tidak, bukan karena kemiskinan. Dia mungkin mau rasakan jadi manusia purba. Mau miskin bagaimana, dia kan karyawan di perusahaan marmer?” kilah Anas saat dimintai tanggapan tentang warganya yang tinggal di gua (8/2/2012).

Anas menuturkan, sebenarnya Hamdan adalah pecinta seni. Anas juga berspekulasi bahwa alasan Hamdan tinggal di gua karena jiwa seninya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Syamsul Ibadi Anis mengaku tidak tahu tentang kondisi keluarga Hamdan yang tinggal di rumah gua. Syamsul mengaku mengetahui tentang keluarga Hamdan dari televisi. “Saya tidak tahu itu. Saya juga nonton itu dari RCTI,” jawab Anis.

Dia menyesalkan camat yang tidak melaporkan tentang keberadaan keluarga penghuni gua di Kabupaten Pangkep. Namun begitu Syamsul akan segera melaporkan hal ini kepada Bupati Pangkep agar segera diberikan bantuan.

“Sampai sekarang saya belum dapat laporan tentang keluarga itu. Saya sesalkan camat, kenapa tidak melaporkan hal ini kepada kami. Tapi dalam waktu dekat akan segera kami bantu. Saya lapor dulu ke pak Bupati, tapi pasti akan dibantu,” sesalnya.

Sekadar diketahui, satu keluarga di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terpaksa tinggal di goa kecil. Goa tersebut terbentuk dari batu besar yang di tengahnya terdapat rongga.

Gua yang berlokasi di Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, tersebut sudah didiami Hamdan, istrinya Sinta, dan tiga anak mereka, sejak enam tahun lalu.

Gua tempat tinggal keluarga Hamdan tidak sepenuhnya tertutup di bagian atap. Untuk menghindari air hujan dan panas matahari, atap yang berongga ditutup seadanya dengan daun rumbia.
()
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved