Anggota FPMM pelaku pencuri brankas Bank Danamon

Senin, 06 Februari 2012 - 18:48 WIB
Anggota FPMM pelaku...
Anggota FPMM pelaku pencuri brankas Bank Danamon
A A A
Sindonews.com - Hingga sore ini massa menamakan diri Front Pemuda Maluku Muslim (FPMM) masih berada di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta.

Mereka terus mendesak agar polisi segera membebaskan tiga orang rekan mereka yang ditahan di Polres Depok tanpa alasan jelas sekaligus mempertanyakan nasib salah seorang anggota FPMM yang tewas usai diperiksa polisi.

Namun desakan itu tak digubris pihak kepolisian. Alasannya, mereka yang ditahan karena terbukti melakukan kejahatan pembobolan brankas Bank Danamon.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan tak akan melepas pelaku tindak kriminal. Menurutnya, beberapa orang yang ditahan di Polres Depok adalah pelaku kriminalitas.

Sedangkan penangkapan terhadap 12 orang yang kemudian mengaku anggota FPMM itu, karena pihaknya mencurigai keterlibatan mereka dalam tindak pidana pembobolan brankas di Bank Danamon di Cimanggis, Kota Depok pada beberapa waktu lalu.

Menurut Rikwanto, Bank Danamon Pasar Pal Sigunung dibobol kawanan maling dengan cara merusak brankas pada Sabtu 14 Januari 2012. Kawanan pencuri itu berhasil menggondol uang senilai Rp167.858.000 dari bank simpan pinjam itu.

Sebelumnya, puluhan orang mendatangi Polda Metro Jaya meminta agar teman-teman mereka segera dibebaskan. Sabtu malam 4 Februari polisi menangkap dirinya 12 orang warga Bogor salah satunya Evan Rolobessy.

Pemuda berumur 17 tahun ini mengaku ditangkap polisi bersama 11 temannya saat berada di Bekasi. Sebelum ditangkap polisi menembakan senjata beberapa kali ke udara.

Mereka kemudian diangkut menggunakan 4 mobil polisi. Saat itu kaki dan tangan diikat, mata tertutup. Pertama kata Evan mereka dibawa ke Puncak Bogor, sebelum akhirnya ke Mapolres Depok.

"Di Puncak Bogor, tutup mata kami dibuka. Di sana kami diinterogasi, kenal ini enggak? Kenal itu enggak? Kata polisi," tutur Evan sembari mengingat-ingat peristiwa menimpa dirinya, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/2/2012).

Tak hanya itu, menurut Evan, dirinya mendapat perlakuan kasar dari polisi. "Punggung saya dipukul. Ada beberapa teman saya dipukul bagian dada dan pipi," katanya.

Kata Evan, satu temannya bernama Hamid Rolobessy (39) meninggal dunia. Saat ini jenazah masih di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Masih menurut Evan, dirinya dan delapan rekan dibebaskan, delapan rekan itu Fahmi abdilah (17), Rijal Ohorella (21), Syawal pelu (17), Cuta Samual (17), Iksan Patilasa (24), Jakaria tTuasamu (22), Abdulatip Rolobesy (30) dan Abdul Rahman Tuharea(33). Sedangkan tiga anggota FPMM lainnya masih ditahan di Mapolres Depok, yakni Rustam (40), Ramli (37) dan alias Jeger (40).

"Makanya kami datang ingin mempertanyakan soal Hamid yang meninggal itu. Karena Hamid sebelum ditangkap kondisinya sehat," timpal Yusuf Hasanela (45) yang juga mengaku anggota FPMM.(lin)

()
Berita Terkini
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
23 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
18 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved