Mendagri akan turun langsung ke Aceh
Selasa, 31 Januari 2012 - 17:26 WIB
Mendagri akan turun langsung ke Aceh
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi berjanji akan turun langsung memantau jalannya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Nangroe Aceh Darussalam yang akan digelar 9 April 2012 mendatang.
"Saya akan datang ke Aceh sebelum kampanye bersama dengan pengurus," ujar Gamawan usai mengikuti rapat kabinet di Istana Negara Jakarta, Selasa (31/1/2012).
Saat ini, kata Gamawan, suasana di Aceh sudah tenang. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini berharap suasana tenang bisa bertahan hingga menjelang pemungutan suara. Sehingga Pemilukada bisa berjalan lancar serta tidak ada pengunduran waktu kembali.
"Ini (9 April 2012) mudah-mudahan yang terakhir dan tidak diundur lagi pemilihan gubernur itu, dan 16 bupati wali kota bisa berlangsng 9 April secara serentak," paparnya.
Seperti diketahui, pemerintah dan KIP sepakat untuk memundurkan Pemilukada Aceh ke tanggal 9 April 2012. Gamawan berharap dengan keputusan pengunduran waktu tersebut tidak ada lagi konflik di bumi serambi Makkah tersebut.
"Kita barusan bicara dengan berbagai pihak untuk menciptakan suasana yang lebih tenang di Aceh, dan kita optimis insya Allah," tuturnya.
Dengan diundurnya Pemilukada tersebut, menurut Gamawan, juga memberikan banyak waktu bagi KIP untuk memverifikasi peserta Pemilukada.
"Persiapannya kan cukup panjang jadi kita harap ada waktu untuk verifikasi. Yang sebelumnya ditetapkan 16 Februari oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) mengeluh, karena waktu untuk verifikasi terbatas. Ada calon independen dengan diberikan pelonggaran waktu sampai 9 April ini maka KIP punya waktu yang cukup untuk verifikasi," papar Gamawan.
Gamawan menambahkan hingga saat ini ada tujuh pasang untuk maju sebagai calon gubernur Aceh. Ketujuh pasangan tersebut sudah termasuk dari calon nonpartai atau independen.
Saat ini Komisi Independen Pemilihan (KIP) sudah melakukan persiapan pemilukada tersebut. "Termasuk kesiapan kertas pemilu dan calon pemilih," tuturnya.
Terkait anggaran pemilukada, sambung Gamawan, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57. "Tidak ada kendala jadinya. Anggaran bisa ditambah, engga ada masalah," tutupnya.
"Saya akan datang ke Aceh sebelum kampanye bersama dengan pengurus," ujar Gamawan usai mengikuti rapat kabinet di Istana Negara Jakarta, Selasa (31/1/2012).
Saat ini, kata Gamawan, suasana di Aceh sudah tenang. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini berharap suasana tenang bisa bertahan hingga menjelang pemungutan suara. Sehingga Pemilukada bisa berjalan lancar serta tidak ada pengunduran waktu kembali.
"Ini (9 April 2012) mudah-mudahan yang terakhir dan tidak diundur lagi pemilihan gubernur itu, dan 16 bupati wali kota bisa berlangsng 9 April secara serentak," paparnya.
Seperti diketahui, pemerintah dan KIP sepakat untuk memundurkan Pemilukada Aceh ke tanggal 9 April 2012. Gamawan berharap dengan keputusan pengunduran waktu tersebut tidak ada lagi konflik di bumi serambi Makkah tersebut.
"Kita barusan bicara dengan berbagai pihak untuk menciptakan suasana yang lebih tenang di Aceh, dan kita optimis insya Allah," tuturnya.
Dengan diundurnya Pemilukada tersebut, menurut Gamawan, juga memberikan banyak waktu bagi KIP untuk memverifikasi peserta Pemilukada.
"Persiapannya kan cukup panjang jadi kita harap ada waktu untuk verifikasi. Yang sebelumnya ditetapkan 16 Februari oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) mengeluh, karena waktu untuk verifikasi terbatas. Ada calon independen dengan diberikan pelonggaran waktu sampai 9 April ini maka KIP punya waktu yang cukup untuk verifikasi," papar Gamawan.
Gamawan menambahkan hingga saat ini ada tujuh pasang untuk maju sebagai calon gubernur Aceh. Ketujuh pasangan tersebut sudah termasuk dari calon nonpartai atau independen.
Saat ini Komisi Independen Pemilihan (KIP) sudah melakukan persiapan pemilukada tersebut. "Termasuk kesiapan kertas pemilu dan calon pemilih," tuturnya.
Terkait anggaran pemilukada, sambung Gamawan, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57. "Tidak ada kendala jadinya. Anggaran bisa ditambah, engga ada masalah," tutupnya.
()