Gangguan wesel, KRL di stasiun Manggarai tertahan

Selasa, 17 Januari 2012 - 08:07 WIB
Gangguan wesel, KRL...
Gangguan wesel, KRL di stasiun Manggarai tertahan
A A A
Sindonews.com- Kereta Rel Listrik (KRL) kembali mengalami gangguan. Sangat mengecewakan, gangguan ini terjadi pada saat aktifitas padat, yaitu saat jam kerja karyawan. Akhirnya para pekerja mengelami keterlambatan menuju tempat kerja masing-masing.

Gangguan KRL ini terjadi di stasiun Manggarai. Menurut keterangan petugas informasi di stasiun Manggarai tersebut, gangguan disebabkan adanya masalah wesel. Sehingga kereta belum bisa diberangkatkan sebelum perbaikan selesai.

"Untuk jalur 3 dan jalur 5 jurusan Jakarta-Kota, kereta belum bisa diberangkatkan. Masing nunggu aman, karena pada stasiun Manggarai mengalami gangguan wesel. Atas keterlambatan anda kami mohon maaf," ujar petugas informasi yang melalui alat pengeras suara, di stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Akibat gangguan tersebut, KRL di stasiun menuju Jakarta-Kota tertahan hampir satu jam. Bahkan, KRL yang ingin melintas di jalur tersebut, termasuk jurusan Bekasi maupun Bogor-Depok pun ikut tertahan sebelum staisun Manggarai.

Lamanya menunggu proses perbaikan wesel, para penumpang pun merasa bosan berdiri di dalam gerbong kereta. Akhirnya sebagian dari para penumpang memutuskan untuk menunggu di luar gerbong sambil merokok dan sebagainya.

Kereta baru bisa diberangkatkan sekira pukul 07.44 WIB. Tentu saja keterlambatan ini membuat para penumpang KRL yang nota bene para pekerja panik. Hal ini terlihat ketika mereka turun dari rangkaian kereta, dengan tergesa-gesa meninggalkan stasiun. Bahkan, himpitan terjadi ketika mereka turun dari gerbong menuju tangga stasiun.

Salah satu pekerja yang turun di stasiun Gondangdia, Hadi mengaku sangat kecewa dengan gangguan KRL yang kerap terulang. Akibat gangguan tersebut, terpaksa dia harus terlambat dari kantor dan mendapat komplain dari atasannya.

"Harusnya jam 07.30 WIB sudah sampai kantor nih. Cuma gangguan terjadi di stasiun Manggarai itu," cetusnya.
()
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
9 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
9 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
10 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
11 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved