Banyak Penipuan Hand Sanitizer, Ini Cara Deteksi Keasliannya

Rabu, 01 April 2020 - 12:29 WIB
Banyak Penipuan Hand...
Banyak Penipuan Hand Sanitizer, Ini Cara Deteksi Keasliannya
A A A
SURABAYA - Dalam sebulan terakhir banyak warga Surabaya yang tertipu hand sanitizer palsu. Keberadaan barang yang langka membuat warga gampang untuk percaya di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa oknum justru memanfaatkan situasi dan kondisi tersebut untuk menggali keuntungan yang tidak wajar, dengan menjual produk hand sanitizer yang tidak dapat dipercaya kualitasnya.

Dr. Retno Sari, MSc., Apt, Ahli Farmasi Universitas Airlangga melihat tidak ada perlindungan bagi masyarakat ketika mereka membeli produk yang tidak memiliki izin dan tidak bisa menuntut para penjual tersebut.

Setiap produk hand sanitizer harus ada izin edarnya. Produk hand sanitizer itu sendiri merupakan produk yang masuk dalam kelompok perbekalan kesehatan rumah tangga (PKRT). Kebijakan terkait ijin edar PKRT mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No.1190/Menkes/Per/VIII/2010 tentang izin Edar Alat Kesehatan dan PKRT.

“PKRT merupakan alat, bahan atau campuran untuk pemeliharaan dan perawatan kesehatan manusia, yang ditujukan untuk penggunaan di rumah tangga atau fasilitas umum,” kata Retno, Rabu (1/4/2020).

Ia melanjutkan, produk hand sanitizer merupakan antiseptik yang termasuk dalam kategori kelas 1 risiko rendah. Artinya, produk tersebut tidak memiliki risiko terhadap kesehatan individu atau masyarakat selama digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Pada kasus produk hand sanitizer yang diproduksi oleh pabrik palsu, maka tidak ada jaminan bahwa produk tersebut efektif untuk membunuh mikroorganisme seperti jamur dan virus. (Baca juga: Begini Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Anjuran WHO )

“Produk hand sanitizer yang dijual oleh pembuat yang tidak berkompeten tidak dapat dipertanggungjawabkan efektivitasnya,” ucapnya.

Salah satu ciri produk telah mendapatkan izin edar adalah terdapat tulisan nomor izin edar dari kemenkes. Sayangnya, masih ada kemungkinan para oknum memalsukan dengan meniru nomor izin edar yang disertakan pada kemasan.

Untuk itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat adalah berhati-hati dalam membeli produk. Dan membeli produk, khususnya produk kesehatan seperti hand sanitizer di tempat yang jelas, di toko-toko resmi seperti apotek.

Apabila terpaksa membeli di e-commerce, maka harus pandai-pandai melihat review produk yang akan dibeli. Sebab, banyak pedagang yang menjual produk baik tapi juga ada yang menjual produk tidak berkualitas bahkan penipuan.

“Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat berhati-hati memilih dan membeli produk. Cermati tulisan tentang komposisi dan izin edar yang tertera pada label,” jelasnya.
(pur)
Berita Terkait
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Pasar Notebook Dunia...
Pasar Notebook Dunia Tak Terpengaruh Wabah Virus Corona
Kemendagri: Pemda Harus...
Kemendagri: Pemda Harus Serius Tangani Wabah Virus Corona
Kemendagri Minta Pemda...
Kemendagri Minta Pemda Serius Tangani Wabah Virus Corona
BSI Galang Bantuan untuk...
BSI Galang Bantuan untuk Donasi Wabah Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Italia Terjadi Sejak Januari
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
24 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved