Konsumsi Avigan dan Chloroquine Harus dengan Monitoring Medis

Rabu, 01 April 2020 - 11:15 WIB
Konsumsi Avigan dan...
Konsumsi Avigan dan Chloroquine Harus dengan Monitoring Medis
A A A
SURABAYA - Setelah diumumkannya Avigan dan Chloroquine sebagai obat untuk menangani Covid-19, masyarakat berbondong-bondong membeli kedua obat itu sebagai persediaan di rumah. Meski masih asing di telinga masyarakat, kedua obat tersebut sudah terbukti memiliki mekanisme yang sangat dibutuhkan untuk menangani Covid-19.

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Mahardian Rahmadi menuturkan, Avigan merupakan nama dagang obat favipiravir yang dikembangkan oleh Toyama Chemical, grup dari Fujifilm. "Favipiravir digunakan untuk menangani infeksi Virus RNA,” kata Mahardian, Rabu (1/4/2020).

Ia melanjutkan, Favipravir telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jepang sejak 2014 untuk mengobati berbagai virus yang tidak responsif pada antivirus yang sudah ada. Selain itu, Favipravir juga telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat untuk digunakan sebagai antivirus untuk mengatasi Influenza.

“Kalau Chloroquine sendiri merupakan obat yang sudah lama digunakan untuk mengatasi infeksi parasite, khususnya plasmodium yang menyebabkan penyakit malaria,” ucapnya. (Baca juga: Lawan Corona, Pemerintah Siapkan 5 Juta Avigan dan Chloroquine )

Ia menambahkan, pada berbagai penelitian invitro (tidak pada makhluk hidup manusia atau hewan, Red) sebelumnya, Chloroquine efektif sebagai antiviral melawan berbagai jenis Virus RNA termasuk SARS-CoV1, Virus hepatitis A, Virus hepatitis C, Virus Influenza A dan B, Virus flu burung (H5N1), Virus Dengue dan Virus Zika.

Mahardian juga mengungkapkan, menurut beberapa penelitian, hasil uji klinik di berbagai negara kalau favipiravir dan chloroquine cukup efektif untuk mengatasi Covid-19. Meskipun untuk memastikan perlu pengujian dengan jumlah pasien yang lebih banyak lagi. Selain itu, Chloroquine juga ditengarai memiliki aktivitas sebagai anti radang dan immunomodulator yang dapat membantu proses pemulihan pada pasien Covid-19.

Sebagai seorang Apoteker dan akademisi, Mahardian mengaku setuju dengan pilihan yang dibuat oleh pemerintah. Menurutnya, dengan adanya data uji pre klinis yang menjanjikan dan bukti bahwa kedua obat tersebut sudah banyak digunakan oleh berbagai negara, Avigan dan Chloroquin merupakan pilihan yang cukup baik.

“Keamanannya juga sudah relatif terjamin karena kedua obat tersebut sudah menjalani berbagai tahapan uji klinis dan sudah lama digunakan untuk penyakit lain,” jelasnya.

Dengan fenomena masyarakat yang berbondong-bondong membeli kedua obat itu, sebaiknya obat tersebut hanya digunakan di rumah sakit. "Harus di bawah pengawasan dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Terlalu berisiko bagi masyarakat untuk menggunakan obat tersebut tanpa resep dokter,” tegasnya.

Mahardian menambahkan, kedua obat tersebut sebaiknya hanya diberikan pada para pasien yang positif mengidap Covid-19 dengan pengawasan ketat dari para tenaga medis. Sama seperti obat-obatan pada umumnya, Chloroquine juga dapat menimbulkan efek samping. Untuk itulah, masyarakat harus sangat berhati-hati dan tidak sembarangan dalam mengonsumsi obat tersebut.
(pur)
Berita Terkait
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Waspada! Hampir 100...
Waspada! Hampir 100 Ribu Orang Terdeteksi Suspect Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Italia Terjadi Sejak Januari
Jumlah Orang Sembuh...
Jumlah Orang Sembuh dari Corona di Dunia Tembus 1 Juta Lebih
Lebih dari 1.000 Orang...
Lebih dari 1.000 Orang Antre Makanan Gratis di Jenewa
Pakar Peringatkan Potensi...
Pakar Peringatkan Potensi Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19
Berita Terkini
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
42 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
3 jam yang lalu
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
3 jam yang lalu
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
3 jam yang lalu
Usai Viral, Bang Jago...
Usai Viral, Bang Jago Pakai Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved