Aplikasi Siroleg, Senjata Bea Cukai dan Pemda Malang Gempur Rokok Ilegal

Selasa, 17 Maret 2020 - 19:16 WIB
Aplikasi Siroleg, Senjata...
Aplikasi Siroleg, Senjata Bea Cukai dan Pemda Malang Gempur Rokok Ilegal
A A A
MALANG - Maraknya peredaran rokok ilegal tak membuat Bea Cukai Malang, Jawa Timur, kehabisan akal. Memanfaatkan teknologi informasi, Bea Cukai Malang menggandeng pemerintah daerah menggempur rokok ilegal. Hal ini juga sebagai langkah peningkatan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal yang saat ini mulai merambah platform dagang elektronik atau e-commerce.

“Kami mengadakan rapat koordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Satuan Polisi Pamongpraja Kabupaten Malang, serta Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Batu, untuk menentukan langkah yang tepat dalam upaya menggempur rokok ilegal di wilayah pengawasan kami,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Latif Helmi di Aula Kantor Bea Cukai Malang, Rabu (11/3/2020).

Ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki senjata ampuh yakni aplikasi SIROLEG atau sistem informasi rokok ilegal adalah aplikasi berbasis IT yang diluncurkan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II untuk memudahkan dalam mencegah dan memberantas peredaran rokok ilegal.

“Di rapat koordinasi ini kami juga adakan dengan sharing session dan praktik langsung penggunaan aplikasi SIROLEG oleh seluruh undangan yang hadir aplikasi SIROLEG,” ungkap Latif.

Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil Bea Cukai Jatim II, Januri, selaku narasumber menyampaikan bahwa SIROLEG tak hanya berfungsi untuk pemantauan terhadap peredaran rokok di daerah saja, melainkan juga sebagai wujud konkrit penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) terhadap pemberantasan rokok ilegal, dan untuk mengetahui target dan strategi manfaat DBHCHT.

Mengacu pada PMK Nomor 222/PMK.07/2017, DBHCHT adalah dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu dari pendapatan negara untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi kepada daerah penghasil cukai/tembakau. “Dalam aturan tersebut, DBHCHT digunakan salah satunya untuk mendanai program/kegiatan pemberantasan barang kena cukai."
(akn)
Berita Terkait
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Bea Cukai Luncurkan...
Bea Cukai Luncurkan Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik: Wujud Transformasi Digital dan Efisiensi Kepabeanan
Purbaya Putuskan Nasib...
Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan, Bakal Dicopot?
Pejabat Bea Cukai Dilaporkan...
Pejabat Bea Cukai Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Kejanggalan Kekayaannya
Hapus Stigma Sarang...
Hapus Stigma Sarang Pungli, Begini Pengakuan Dirjen Bea Cukai
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
3 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
4 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
4 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
6 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
8 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved