RSDP Serang Isolasi 2 Pasien yang Ikut Seminar di Bogor dan Umrah

Senin, 16 Maret 2020 - 12:46 WIB
RSDP Serang Isolasi...
RSDP Serang Isolasi 2 Pasien yang Ikut Seminar di Bogor dan Umrah
A A A
SERANG - Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang mengisolasi 2 pasien suspect virus corona (COVID 19). Salah satu pasien pernah mengikuti kegiatan seminar di Bogor, Jawa Barat pada 25-28 Februari 2020.

Humas RSDP Serang, Khoirul Anam mengatakan, pasien berjenis kelamin laki-laki berumur 48 tahun itu masuk ruang isolasi pada 14 Maret 2020 pukul 19.00 WIB. (Baca juga: Pemkot Solo Tracking Pasien Suspect Corona yang Meninggal di RSUD Dr Moewardi)

Keputusan untuk diisolasi karena pasien mengalami gejala seperti terjangkit virus corona. Selain itu pasien riwayatnya pernah mengikuti seminar di Bogor dan didapati warga negara asing.

"Keluhan pasien demam, batuk dan sesak, ada riwayat seminar di Bogor di mana ada WNA. Saat ini swab (sampel tes laboratorium) sudah dikirim ke Jakarta dan sekarang tinggal sesaknya saja (belum mereda)," ujar Anam kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Diketahui sebelumnya, 1 pasien RSUD Dr Moewardi Solo meninggal dunia dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Rabu (11/3/2020). Pasien ini pertama kali menjalani perawatan isolasi di RSUD Dr Moewardi Solo pada Minggu (8/3/2020). Statusnya saat itu suspect (terduga) virus corona. Sebelum masuk rumah sakit, dia diketahui memiliki riwayat perjalanan mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat.

Sementara itu, pasien kedua yang menjalani isolasi di RSDP Serang berjenis kelamin perempuan berumur 51 tahun mengalami keluhan batuk, demam, mual saat pertama kali masuk di RSDP Serang.

Melihat gejala tersebut, rumah sakit memutuskan untuk mengisolasi pasien tersebut pada 15 Maret 2020. "Pasien ada riwayat umrah pada 6 sampai 22 Februari 2020 lalu," kata Anam.

Saat ini, pasien tersebut kondisinya masih demam dan batuk. Namun, keluhan mualnya sudah berkurang. "Kedua pasien masih terus dipantau dan ditangani oleh spesial paru," tandasnya.
(shf)
Berita Terkait
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Ringankan Dampak COVID-19,...
Ringankan Dampak COVID-19, Jamaah Mushola di Bali Bagikan Paket Sembako
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
12 Kementerian, Lembaga...
12 Kementerian, Lembaga dan Pemda yang Sepi Pelamar di CPNS 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved