BPBD DKI: Banjir Jakarta Tersisa 5,2%
Rabu, 26 Februari 2020 - 10:48 WIB
BPBD DKI: Banjir Jakarta Tersisa 5,2%
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah wilayah Jakarta masih terendam banjir setelah diguyur hujan lokal ekstrem pada Senin (24/2/2020) malam hingga Selasa (25/2) pagi.
Kapusdatin dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf mengatakan, hari ini banjir di Jakarta berangsur-angsur surut. “Genangan tersisa tinggal 5,2% atau turun dari kondisi puncak kemarin sekitar 10,7% dari seluruh RW di Jakarta,” ujarnya, Rabu (26/2/2020).
Ketinggian air di beberapa titik masih mencapai 180 sentimeter yakni di kawasan Cawang, Jakarta Timur yang sebelumnya ketinggian air di lokasi sekitar 200 sentimeter. “Ketinggian banjir maksimal 180 sentimeter di Kelurahan Cawang,” ucapnya. (Baca juga: Ratusan RW Terendam Banjir, Jakarta Butuh Solusi Ekstrem)
Saat ini tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) hingga PPSU kelurahan dikerahkan ke lokasi banjir.
“Disgulkarmat dibantu SAR Jakarta telah mengevakuasi warga terdampak banjir dan genangan ke lokasi pengungsian. BPBD bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang mengungsi dan mendirikan posko,” ujar Insaf.
Kapusdatin dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Insaf mengatakan, hari ini banjir di Jakarta berangsur-angsur surut. “Genangan tersisa tinggal 5,2% atau turun dari kondisi puncak kemarin sekitar 10,7% dari seluruh RW di Jakarta,” ujarnya, Rabu (26/2/2020).
Ketinggian air di beberapa titik masih mencapai 180 sentimeter yakni di kawasan Cawang, Jakarta Timur yang sebelumnya ketinggian air di lokasi sekitar 200 sentimeter. “Ketinggian banjir maksimal 180 sentimeter di Kelurahan Cawang,” ucapnya. (Baca juga: Ratusan RW Terendam Banjir, Jakarta Butuh Solusi Ekstrem)
Saat ini tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) hingga PPSU kelurahan dikerahkan ke lokasi banjir.
“Disgulkarmat dibantu SAR Jakarta telah mengevakuasi warga terdampak banjir dan genangan ke lokasi pengungsian. BPBD bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang mengungsi dan mendirikan posko,” ujar Insaf.
(jon)