BBWSC Segera Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Kali Bekasi

Kamis, 16 Januari 2020 - 20:01 WIB
BBWSC Segera Bebaskan...
BBWSC Segera Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Kali Bekasi
A A A
BEKASI - Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mulai melakukan pembebasan lahan untuk menormalisasi Kali Bekasi. Normalisasi Kali Bekasi masuk rencana proyek strategis nasional untuk penangulangan banjir di Bekasi dan sekitarnya. Rencananya, normalisasi itu akan dimulai 2021 mendatang.

Kepala BBWSCC, Bambang Hidayah mengatakan, normalisasi Kali Bekasi masuk proyek nasional hingga 2021 mendatang. Hanya saja, tahun ini BBWSC baru melakukan pengadaan alat dengan rencana melakukan pembebasan lahan."Tahun depan proyek itu dapat dilakukan, secara sporadis sudah dilakukan di titik-titik tertentu," kata Bambang pada Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, normalisasi Kali Bekasi akan dilakukan mulai dari pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas mengarah ke Bendung Bekasi. Adapun, rencana panjang normalisasi kurang lebih sekitar 2 kilometer. "Namun bisa saja lokasi normalisasi diubah dengan menarik sedikit ke Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas," ujarnya.

Mengenai usulan Komunitas Peduli Sungai Ciliwung Cisadane (KP2C) soal pembangunan pintu air, pihaknya akan membahas terlebih dahulu. Terutama soal sisi fungsionalitas dan perencanaan. Selain itu, lanjut dia, untuk rencana pembangunan Waduk Narogong yang berfungsi meminimalisasi banjir di wilayah Kota Bekasi akan dilakukan juga.

Waduk tersebut juga akan difungsikan sebagai tempat tampung air baku Kota Bekasi dan sebagian Kabupaten Bogor. Saat ini, BBWSCC akan menghimpun masukan dari semua masyarakat, khususnya terkait dengan lokasi pembangunan waduk tersebut."Waduk ini sangat berguna untuk menimalisir banjir di wilayah tersebut," ungkapnya.

Ketua KP2C, Puarman mengatakan, empat rekomendasi dari KP2C sudah pernah diajukan ke pemerintah pusat sejak tahun lalu. Rekomendasi tersebut merupakan hasil pengamatan sejak 2006 silam. "Rekomendasi yang disorongkan KP2C dalam rangka pencegahan luapan Sungai Cileungsi maupun Kali Bekasi," katanya.

Apalagi, berdasarkan pengamatan KP2C sejak 2006, luapan sungai Cileungsi dan Kali Bekasi adalah muara banjir di wilayah Kota Bekasi. Empat rekomendasi tersebut adalah, normalisasi Sungai Cileungsi, pembangunan tanggul permanen, pembangunan pintu pengendali air, dan pembangunan waduk di hulu Sungai Cileungsi.

Dengan upaya tersebut di atas, KP2C meyakini potensi banjir di kawasan bantaran Sungai Cileungsi, Cikeas maupun Kali Bekasi dapat diminimalisasi. "Besar harapan kami, empat rekomendasi KP2C ini menjadi pertimbangan Bapak Presiden dan dapat segera diwujudkan untuk banjir di PGP dan Vila Nusa Indah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
2 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
2 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
3 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
9 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
9 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
11 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved